Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SHIN Tae-yong adalah salah satu pelatih sepak bola terkenal asal Korea Selatan yang telah membuktikan kemampuannya di berbagai level, baik di klub maupun tim nasional. Sebelum dipecat dari Ulsan Hyundai atau Ulsan HD FC pada Oktober 2025, Shin Tae-yong telah memiliki perjalanan karier yang panjang dan beragam.
Artikel ini akan mengulas perjalanan karier Shin Tae-yong, baik sebagai pemain maupun pelatih, sebelum ia terjun ke dunia kepelatihan di K-League.
Shin Tae-yong memulai karier sepak bolanya pada usia muda dan cepat menjadi salah satu gelandang serang terkemuka di Korea Selatan.
Shin Tae-yong menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pemain di klub Seongnam Ilhwa Chunma, yang kini dikenal dengan nama Seongnam FC. Di sana, ia mencatatkan 295 penampilan dan berhasil mencetak 76 gol. Perannya sebagai gelandang serang menjadikannya sebagai pemain kunci bagi tim.
Pada usia 35 tahun, Shin bermain singkat di klub Australia, Queensland Roar, sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun akibat cedera.
Shin juga memperkuat berbagai level tim nasional Korea Selatan, termasuk tim U-17, U-20, U-23, dan tim senior. Sepanjang karier internasionalnya, Shin mencatatkan 23 penampilan dan 3 gol untuk timnas Korea Selatan.
Setelah pensiun dari sepak bola profesional, Shin Tae-yong memulai karier kepelatihannya dan cepat menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih berbakat.
Setelah pensiun, Shin Tae-yong memulai karier kepelatihan dengan menjadi asisten pelatih di klub Liga Australia, Brisbane Roar. Pengalaman ini memberikan wawasan internasional dan membantu Shin dalam memahami taktik dan strategi di luar Korea Selatan.
Kembali ke Seongnam Ilhwa Chunma, Shin Tae-yong sukses besar sebagai pelatih. Di bawah asuhannya, Seongnam meraih gelar AFC Champions League 2010 dan Piala Korea 2011. Shin menjadi pelatih pertama yang berhasil memenangkan AFC Champions League, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Shin Tae-yong sempat menjabat sebagai asisten pelatih di tim nasional Korea Selatan sebelum akhirnya diangkat menjadi pelatih kepala pada tahun 2017. Di bawah kepemimpinannya, timnas Korea Selatan berhasil mengalahkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018, yang merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Korea Selatan.
4. Pelatih Tim Nasional Indonesia (2020-2025)
Pada 2020, Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia. Ia memimpin timnas Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional, termasuk Piala Asia 2023, di mana Indonesia mencapai babak 16 besar, pencapaian terbaik dalam sejarah timnas Indonesia. Keberhasilannya dalam meningkatkan kualitas permainan Indonesia membuatnya mendapatkan pengakuan internasional.
Pada Agustus 2025, Shin Tae-yong kembali ke K-League untuk melatih Ulsan Hyundai FC, menggantikan posisi Kim Pan-gon yang dipecat setelah serangkaian hasil buruk. Harapan besar diletakkan pada Shin untuk membawa tim kembali ke jalur kemenangan. Namun, masa jabatannya di Ulsan tidak berjalan mulus.
Setelah hanya dua kemenangan dari sepuluh pertandingan, Ulsan Hyundai FC memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan Shin Tae-yong pada Oktober 2025. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Shin Tae-yong dikenal memiliki rekam jejak yang cukup sukses, baik di level klub maupun timnas.
Shin Tae-yong adalah pelatih sepak bola yang sangat berpengalaman dan memiliki kontribusi besar dalam perkembangan sepak bola di Korea Selatan dan Indonesia. Meskipun masa kepelatihannya di Ulsan HD FC berakhir singkat, perjalanan kariernya tetap mengesankan, baik sebagai pemain maupun pelatih. Kini, ia tetap dihormati sebagai salah satu pelatih terkemuka di Asia. (Z-10)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved