Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CLAUDIO Echeverri, sang kapten Timnas Argentina mencetak hattrick yang menakjubkan dengan skor 3-0 atas rival abadi mereka, yakni Brasil di Piala Dunia U-17. Berikut ini profil dan tujuh fakta mengenai pemain yang dijuluki 'setan kecil' itu.
Menurut FIFA, Echeverri menampilkan penampilan terbaik sepanjang masa di Piala Dunia U-17 saat melawan Brasil pada Jumat, 24 November 2023 lalu di Stadion Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Namun, ini bukan pertama kalinya Claudio Echeverri menghebohkan dunia maya.
"Sang penyerang telah lama diakui sebagai talenta yang luar biasa," sebut FIFA dalam laman resminya dikuti Minggu (26/11).
Baca juga : Jadwal Piala Dunia U-17 Hari Ini, Inggris Vs Brasil dan Senegal Vs Jepang
Pada 2017, foto-foto Echeverri muda viral ketika dia bermain untuk River Plate dan berlari mengelilingi tim muda Juventus. Tidak butuh waktu lama bagi orang-orang untuk mulai membuat komparasi yang jelas bahwa dialah sang pewaris takhta La Albiceleste, atau Lionel Messi berikutnya.
Tidak banyak pemain muda yang menciptakan ekspektasi besar dan mampu memenuhi semua potensi mereka. Namun, jika dilihat dari awal kariernya, Echeverri akan menjadi pengecualian.
Baca juga : Bintang Piala Dunia U-17 asal Argentina segera Merapat ke Manchester City

Claudio Echeverri (kedua dari kiri). Dok. FIFA
Baca juga : Top Skor Piala Dunia U-17: Ruberto dan Echeverri
Dengan penampilan yang memukau pada laga perempat final melawan Brasil di Piala Dunia U-17 FIFA hari Jumat lalu, ia membantu Argentina mengalahkan juara empat kali kompetisi ini untuk pertama kalinya dalam kelompok usia tersebut.
Echeverri yang mengenakan kaos dengan angka 10 di punggungnya dan ban kapten yang melekat erat di lengan kirinya, menampilkan permainan yang layak dibandingkan dengan Messi, hampir setahun setelah aksi heroiknya di Qatar.
Selain memiliki kemiripan dengan sang pemain hebat dan bakat yang sama dalam menggiring bola dan membuat gol, Echeverri juga menampilkan permainan yang layak dibandingkan dengan Messi.
Baca juga : Duel U-17 Argentina vs Jerman Sore Ini, Berikut Preview Kedua Tim
Saat itu, pada 2005, Messi menampilkan permainan yang luar biasa saat melawan Brasil di turnamen FIFA - Piala Dunia U-20 FIFA di Belanda.
Pertandingan derby di Jakarta pada hari Jumat (24/11), yang sempat tertunda karena hujan deras, diawali dengan kekuatan yang seimbang pada awalnya.
Kedua tim saling mengancam melalui gol pembuka. Itu terjadi sebelum Echeverri mengambil alih keadaan, berlari dari dalam dan mengambil bola di dalam area permainannya sendiri sebelum berlari ke arah pemain Brasil, melewati kapten mereka, Vitor Reis, dan membawa timnya unggul dengan tendangan melengkung lewat kaki kanan.
Baca juga : Ekspresi La Albiceleste Seusai Taklukkan Brasil di Rio
Kemudian, dengan keputusan Brasil untuk menyerang di babak kedua, sang pemain nomor 10 ini kembali mencetak gol.
Gol keduanya pada malam itu merupakan gol yang akan membuat Messi bangga. Menguasai bola di tepi kotak penalti, ia melakukan dua sentuhan dengan kaki kanannya, membuat Reis dan Joao Henrique mati langkah dan melepaskan tendangan salto yang mematikan yang bersarang di tiang kanan gawang Phillipe Gabriel.
Lalu, gol ketiga, yang tercipta dari satu umpan luar biasa dari Agustin Ruberto, relatif mudah bagi pemain sekelas Echeverri, dan ia membawa bola melewati Gabriel yang tidak terkawal dan melesakkannya ke gawang yang kosong. Apa yang mungkin sulit bagi orang lain, terlihat sangat sederhana baginya.
Baca juga : Profil Leandro Paredes, Pembobol Gawang Indonesia dalam Laga FIFA Matchday
Saat ini ia menjadi pencetak gol terbanyak bersama dengan Ruberto dengan lima gol, Echeverri merupakan otak dari kuartet penyerang mematikan yang dilengkapi oleh Ian Subiabre dan Santiago Lopez.
"Saya senang dengan kemenangan hari ini, dengan cara kami bermain dan tiga gol yang tercipta," ujarnya.
Baca juga : Menuju Final Piala Dunia U-20 2023. Tim Kamu yang Mana?
"Tidak setiap waktu kami bisa mengalahkan Brasil 3-0, jadi kami harus menikmatinya. Jelas, kami memiliki kepercayaan diri dengan tim yang kami miliki. Kami mengalami kekalahan mengejutkan di laga pembuka, namun kami telah bangkit dan melakukan pekerjaan yang baik hari ini. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk tim dan hari ini saya berhasil melakukannya."
Dilansir dari Football Espana, Claudio Echeverri sudah memiliki nilai pasar yang cukup mahal untuk pemuda berusia 17 tahun. Sosok tersebut ditaksir memiliki nilai pasar mencapai 20 juta euro.
Baca juga : Messi Raih Gelar Pemain Terbaik FIFA 2023
Real Madrid memang harus bergerak cepat jika ingin segera mendapatkan tanda tangan Claudio Echeverri. Sebab, Manchester City juga disebut tertarik memboyong sang playmaker.
Selain itu ada pula raksasa Prancis, Paris Saint-Germain yang juga tertarik pada sosok Claudio Echeverri.
Claudio Jeremías Echeverri lahir di Argentina, pada 2 Januari 2006. Echeverri adalah pemain sepak bola profesional Argentina yang bermain sebagai gelandang serang untuk River Plate.
Baca juga : Mali U-17 Tak Gentar Hadapi Argentina Besok
Remaja kelahiran Resistencia, Provinsi Chaco itu memulai karirnya dengan Deportivo Luján, sebelum melakukan uji coba dengan River Plate pada akhir 2016, dan kemudian menandatangani kontrak resmi pada tahun berikutnya.
Dia pertama kali mendapat perhatian internasional di dunia sepak bola karena penampilannya di turnamen anak-anak di Venesia, Italia bersama River.
Meskipun timnya finis ketiga di turnamen tersebut, ia mencetak sembilan gol dalam enam pertandingan.
Baca juga : Argentina dan Jerman Ingin Buat Sejarah Baru di Indonesia
Pada Oktober 2022, dia mencetak gol pada debutnya untuk tim cadangan River melawan Patronato. Dia menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan River pada bulan Desember tahun yang sama.
Pada 11 Oktober 2023, ia dinobatkan oleh surat kabar berbahasa Inggris The Guardian sebagai salah satu pemain terbaik kelahiran tahun 2006 di seluruh dunia.
Baca juga : Argentina U-17 Tak Ingin Jemawa, Hadapi Jerman 28 November
Echeverri telah mewakili Argentina di level U-17. Pada 24 November 2023, di perempat final Piala Dunia U-17 FIFA, ia mencetak hat-trick dalam kemenangan 3-0 atas rivalnya Brasil.
Echeverri dijuluki El Diablito atau 'Setan kecil'. Julukan itu diambil dari nama mantan pesepakbola internasional Bolivia Marco Etcheverry, yang dijuluki El Diablo karena keduanya berbagi dribbling "jahat", kecepatan dalam situasi satu lawan satu, dan tembakan yang kuat. Selain itu, keduanya juga memiliki nama belakang yang mirip.
Lionel Messi dan mantan pemain River Juan Fernando Quintero adalah dua pemain yang diidolakan oleh Echeverri. (Z-4)
Ilmuwan menemukan telur dinosaurus karnivora berusia 70 juta tahun di Río Negro, Argentina. Kondisinya yang utuh dan morfologi mirip telur burung.
Partai La Libertad Avanza pimpinan Presiden Argentina Javier Milei menang dalam pemilu paruh waktu dengan 40,84% suara.
Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ujian besar dua tahun setelah menjabat.
Telur berukuran mirip embrio burung unta itu diduga berasal dari genus Bonapartenykus—sejenis theropoda kecil pemakan daging yang hidup pada periode Kapur Akhir.
PEMERINTAHAN Donald Trump mendesak para pejabat di Argentina untuk membatasi pengaruh Tiongkok atas negara Amerika Selatan yang sedang terpuruk tersebut.
Donald Trump mengungkapkan bantuan AS senilai US$20 miliar kepada Argentina bertujuan membantu Javier Milei menang dalam pemilu sela.
Argentina dan Lionel Messi bakal memulai upaya mempertahankan trofi yang mereka raih di Qatar 2022 dengan menghadapi Aljazair, Austria, serta tim debutan Yordania di Grup J.
Lionel Messi menjadi aktor utama saat membawa Argentina juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus melengkapi koleksi trofi paling bergengsi dalam kariernya.
Timnas Argentina meraih kemenangan meyakinkan 2-0 saat bertandang ke kandang timnas Angola dalam laga uji coba internasional, Jumat (14/11) malam WIB
Yassi Zabrini mencetak dua gol di laga final Piala Dunia U-20, mengantar timnas Maroko menjadi negara Afrika pertama yang memenangkan gelar U-20 sejak Ghana pada 2009.
Gol tunggal Mateo Silvetti pada menit ke-71 memastikan kemenangan timnas Argentina atas timnas Kolombia di laga semifinal Piala Dunia U-20.
Enzo Fernandez mengalami cedera saat membela timnas Argentina di laga persahabatan kontra timnas Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved