Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LAGA semifinal Piala Dunia U-17 2023 melawan Timnas Jerman disikapi dengan hati-hati oleh pelatih Timnas Argentina Diego Placente. La Albiceleste tetap merendah dan tak ingin memikirkan soal juara.
Trofi level kelompok usia 17 tahun itu menjadi satu-satunya piala yang belum dimiliki Argentina. Mencapai babak semifinal menjadi langkah penting bagi tim Argentina U-17.
Terlebih, di perempat final mereka menumbangkan sang juara bertahan sekaligus rival abadi Brasil.
Baca juga : Argentina dan Jerman Ingin Buat Sejarah Baru di Indonesia
"Kami belum memikirkan juara sejauh ini. Kami menyadari bahwa kami telah mengambil langkah penting setelah melewati babak perempat final. Pertandingan melawan Jerman akan sulit karena tim yang tersisa di turnamen ini semuanya kuat," kata pelatih Argentina Diego Placente.
"Kami fokus untuk tidak memikirkan juara terlalu awal dan fokus memikirkan pertandingan berikutnya. Akan tiba pada waktunya kami akan memikirkan bagaimana saatnya kami harus juara," ujarnya.
Argentina akan menghadapi Jerman di Stadion Manahan Solo, Selasa (28/11). Placenten sudah mengantongi gaya permainan calon lawannya tersebut.
Baca juga : Duel U-17 Argentina vs Jerman Sore Ini, Berikut Preview Kedua Tim
"Saya tidak mengamati banyak permainan Jerman, karena fokus kami adalah satu per satu dahulu di tiap pertandingan yang akan dihadapi. Jadi saya tidak bisa memberikan banyak komentar, tapi saya tahu kurang lebih bagaimana Jerman bermain, meskipun tidak banyak," tambahnya.
Dari rekor peetemuan pada level Piala Dunia U-17, kedua tim pernah bertemu dua kali.
Dari dua pertemuan itu, baik Argentina maupun Jerman sudah pernah saling mengalahkan. Argentina memenangi pertemuan edisi 2009 lalu pada pertemuan berikutnya di 2015 Jerman yang tampil digdaya.
Argentina sendiri belum pernah mampu menembus babak final di Piala Dunia U-17. Pencapaian terbaik mereka sejauh ini lolos ke empat besar pada lima edisi yakni 1991, 1993, 2001, 2003, dan 2013. (Z-4)
Argentina dan Lionel Messi bakal memulai upaya mempertahankan trofi yang mereka raih di Qatar 2022 dengan menghadapi Aljazair, Austria, serta tim debutan Yordania di Grup J.
Lionel Messi menjadi aktor utama saat membawa Argentina juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus melengkapi koleksi trofi paling bergengsi dalam kariernya.
Timnas Argentina meraih kemenangan meyakinkan 2-0 saat bertandang ke kandang timnas Angola dalam laga uji coba internasional, Jumat (14/11) malam WIB
Yassi Zabrini mencetak dua gol di laga final Piala Dunia U-20, mengantar timnas Maroko menjadi negara Afrika pertama yang memenangkan gelar U-20 sejak Ghana pada 2009.
Gol tunggal Mateo Silvetti pada menit ke-71 memastikan kemenangan timnas Argentina atas timnas Kolombia di laga semifinal Piala Dunia U-20.
Enzo Fernandez mengalami cedera saat membela timnas Argentina di laga persahabatan kontra timnas Venezuela.
Setelah absen hampir tujuh bulan akibat cedera lutut kanan yang memaksanya menjalani operasi artroskopik, Juli lalu, Hubert Hurkacz secara mengejutkan tampil dominan.
Pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, menilai skuadnya menghadapi tantangan berat di fase grup Piala Dunia 2026.
Manuel Neuer, yang telah menjadi benteng pertahanan Die Roten sejak 2011, menegaskan bahwa pencapaian Bayern Muenchen musim ini jauh lebih penting untuk dipikirkan.
Nico Scholtterbeck yakin timnas Jerman dapat bersaing nantinya di Piala Dunia 2026 dan bisa mengulang kesuksesan besar tim Panser pada Piala Dunia 2014 silam.
STRIKER Newcastle Nick Woltemade percaya diri menyongsong Piala Dunia 2026 setelah mencetak golkemenangan telak 6-0 atas Slovakia saat memperkuat timnas Jerman
Julian Nagelsmann menjelaskan timnas Jerman tampil luar biasa ketika menghadapi timnas Slovakia dan ia menilai seharusnya mereka bisa lebih banyak mencetak gol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved