Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Indonesia U-17 Bima Sakti mengungkapkan proses pemanggilan pemain diaspora Gabriel Han Willhoft-King terhambat karena sang pemain tidak memiliki paspor Indonesia.
"Terkait pemain Tottenham Hotspur itu (Willhoft-King) mohon maaf kemarin kami sudah pelajari dan komunikasi dengan orangtuanya ternyata tidak ada paspor Indonesianya," kata Bima Sakti usai memimpin sesi latihan timnas Indonesia U-17 di Lapangan latihan A, komplek Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (27/7).
Willhoft-King, saat ini, masuk dalam tim Spurs U-18 dan berkompetisi di Liga Primer Inggris U-18 sejak menjalani debut di tim junior itu pada 2021 lalu.
Baca juga: Frank Wormuth Jadi Konsultan Pelatih Timnas U-17, Ini Alasan PSSI
Bima Sakti menjelaskan proses pemanggilan Willhoft-King harus melalui naturalisasi dikarenakan pemain berposisi gelandang bertahan itu tidak mempunyai paspor Indonesia.
Bima Sakti juga mengungkapkan pemanggilan Willhoft-King ke timnas U-17 mempunyai peluang yang kecil. Selain karena proses waktu naturalisasi, pemain berusia 17 tahun itu pernah menjalani debut bersama timnas Inggris U-16.
"Jadi harus proses naturalisasi. Kalau naturalisasi butuh waktu ya. Mungkin nanti untuk timnas U-20 bisa (dipanggil) ya. Saya lihat tadi dia juga ada datanya, pernah main di timnas U-16 Inggris," ungkap Bima Sakti.
Baca juga: PSSI Pastikan tak ada Pemain Titipan di Seleksi Tim U-17
Namun Bima Sakti juga mengatakan Willhoft-King mempunyai minat dan ketertarikan yang besar untuk membela timnas Garuda terutama berkompetisi di Piala Dunia U-17, yang akan berlangsung mulai 10 November mendatang.
"Sebenarnya dia mau (berminat gabung timnas Indonesia). Karena kayaknya dari nenek atau kakeknya itu orang Indonesia," kata Bima.
Selama membela Spurs U-18 musim lalu, Willhoft-King mencatatkan total 13 kali penampilan dan mencetak dua gol di ajang Liga Primer Inggris U-18.
Saat ini, timnas Indonesia U-17 menjalani seleksi pemain melalui mekanisme pemusatan latihan (TC) yang berlangsung di Jakarta, mulai 9 Juli hingga 28 Agustus untuk melakoni persiapan menjelang Piala Dunia U-17. (Ant/Z-1)
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
Promosi Nova ke timnas U-20 menyisakan kekosongan di kursi pelatih timnas U-17.
Evaluasi disebutkan bukan bentuk penilaian negatif, melainkan bagian dari proses rutin untuk peningkatan performa tim.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sempat mengungkapkan rencana untuk mempromosikan Nova Arianto ke timnas U-20 Indonesia.
Dari delapan tiket yang tersedia ke babak 32 besar Piala Dunia U-17, enam tim lain dengan perolehan tiga poin unggul dalam selisih gol atas timnas U-17 Indonesia..
Indonesia akhirnya memetik tiga poin untuk pertama kalinya di Piala Dunia U-17 2025, saat menang 2-1 atas timnas Honduras di Lapangan tujuh, Aspire Academy, Doha, Qatar, Senin. (10/11).
Kiper Mike Rajasa Hoppenbrouwers melakukan debut untuk timnas U-17 Indonesia di laga Piala Dunia U-17 melawan timnas Honduras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved