Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Nova Arianto Titipkan Tongkat Keberlanjutan Timnas U-17 kepada Kurniawan Dwi Yulianto

Basuki Eka Purnama
12/2/2026 04:06
Nova Arianto Titipkan Tongkat Keberlanjutan Timnas U-17 kepada Kurniawan Dwi Yulianto
Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto(ANTARA/Bayu Pratama S)

PELATIH Nova Arianto resmi memulai masa transisi kepemimpinan di kursi kepelatihan Timnas Indonesia U-17. Dalam momen perpisahan tersebut, Nova menekankan bahwa keberlanjutan program dan pembangunan mentalitas pemain harus tetap menjadi prioritas utama bagi pelatih baru demi menjaga mimpi menuju Piala Dunia.

Pesan tersebut disampaikan Nova usai memimpin laga uji coba antara Timnas Indonesia U-17 melawan Tiongkok U-17 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/2) malam. 

Meski skuat Garuda Muda harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 2-3, Nova melihat pertandingan tersebut sebagai instrumen evaluasi yang sangat berharga bagi suksesornya, Kurniawan Dwi Yulianto.

“Dua game ini menjadi bahan untuk pelatih timnas U-17 yang baru (Kurniawan Dwi Yulianto) dalam mengobservasi tim, melihat level kita ada di mana, dan apa yang harus diperbaiki,” ujar Nova.

Fokus pada Kontinuitas dan Target Besar

Nova Arianto kini mengemban tanggung jawab baru untuk menakhodai Timnas Indonesia U-20. Ia berharap, perpindahan tongkat kepelatihan ini tidak memutus momentum perkembangan pemain muda. 

Menurut Nova, kesinambungan program adalah kunci untuk meraih target jangka menengah, mulai dari Piala AFF U-17, Piala Asia U-17, hingga ambisi menembus putaran final Piala Dunia.

Ia menyadari bahwa setiap pelatih memiliki pendekatan taktis yang berbeda. Namun, Nova menitipkan satu elemen nonteknis yang tidak boleh diabaikan: pembinaan mental. 

Bagi Nova, teknik tinggi tidak akan berarti banyak tanpa keberanian di lapangan hijau.

“Secara metode dan filosofi pasti berbeda, tapi semoga pelatih yang baru bisa mengenal karakter pemain dan membawa kita sampai ke Piala Dunia,” tuturnya.

Membangun Mentalitas Tanpa Rasa Takut

Selama masa kepemimpinannya, Nova dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam menanamkan karakter petarung. Ia berharap filosofi "tidak gentar" ini terus dilanjutkan oleh Kurniawan Dwi Yulianto dalam proses pembinaan pemain usia muda ke depannya.

Nova menegaskan bahwa pondasi utama timnas bukan hanya soal strategi di atas kertas, melainkan keberanian pemain saat berhadapan dengan nama-nama besar di level internasional.

“Yang paling penting bagaimana anak-anak muda ini bisa bermain dengan mental yang kuat. Saya selalu minta mereka tidak pernah takut dengan siapa pun,” kata Nova tegas.

Masa transisi ini diharapkan berjalan mulus sehingga tradisi Indonesia untuk bersaing di panggung dunia tetap terjaga. 

Dengan kolaborasi yang baik dalam sistem pembinaan umur berjenjang, Nova optimistis sepak bola Indonesia akan memiliki fondasi masa depan yang lebih kokoh. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya