Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir membuktikan komitmennya membangun sepak bola nasional yang berprestasi dimulai dari bersih-bersih PSSI. Hal itu dilakukan Erick dengan menggandeng firma audit ternama Ernst & Young untuk melakukan audit forensik terhadap PSSI.
Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo mengatakan, untuk membangun industri sepak bola yang bersih dan lebih baik, diperlukan nyali yang besar untuk membersihkan PSSI dan PT LIB dari praktik-praktik korupsi. Meski begitu, ia percaya Erick Thohir punya nyali yang besar untuk melakukan itu.
“Langkah Ketua PSSI untuk membersihkan PSSI dan PT LIB dari praktik korupsi adalah langkah yang tepat bilamana mau membangun industri sepak bola yang lebih baik. Dia bisa lakukan itu,” kata Bramantyo kepada wartawan, Rabu (26/4).
Baca juga: Pengamat Sebut Saat Ini Momentum Tepat Erick Thohir Bersihkan Korupsi di PSSI
Dikatakan Bramantyo, dukungan publik yang besar terhadap Erick Thohir melakukan bersih-bersih di tubuh federasi sepak bola Indonesia menjadi modal kuat untuk merealisasikan langkahnya menciptakan sepak bola yang bersih.
“Saya mendukung langkah strategis yang diambil ketua PSSI untuk kemajuan sepak bola Indonesia,” ucapnya.
Bramantyo pun menyerukan agar semua pihak bersama-sama mendukung Erick Thohir untuk memodernisasi dan membangun industri sepak bola Indonesia lebih baik ke depan.
Baca juga: PSSI akan Diaudit, Erick Thohir Gandeng Ernst & Young
“Menurut saya, bilamana memang kita semua sepakat untuk memodernisasi dan membangun industri sepak bola Indonesia untuk lebih baik lagi, tentunya semua pihak akan mendukung langkah-langkah perbaikan yang diambil,” ucapnya
Lanjut Bramantyo, praktik korupsi di Indonesia bukanlah hal baru, bahkan sudah merambah ke seluruh bidang, termasuk di PSSI. Untuk itu, langkah bersih-bersih di PSSI dan PT LIB merupakan pekerjaan rumah yang baru buat Erick Thohir.
“Praktik korupsi memang masih menjadi PR besar Indonesia di banyak bidang dan tentunya hal ini selalu menjadi penghambat berbagai pembangunan yang ada,” ungkapnya
Dijelaskan Bramantyo, keputusan Erick Thohir melakukan audit keuangan PSSI dan PT LIB sangat tepat dan memang harus dilakukan, karena nampaknya banyak hal yang ditutup-tutupi.
Oleh karena itu, jika hasil audit nanti ada indikasi atau temuan yang merujuk pada praktik korupsi harus ditindak tegas.
“Hal yang perlu ditekankan adalah tindak lanjut dari hasil audit tersebut. Ketua PSSI harus mengambil langkah yang tegas pada bagaimanapun hasil audit nanti,” pungkasnya. (RO/Z-1)
Komisi II DPR menargetkan RUU Pilkada rampung 2026 demi kepastian hukum sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai pada 2027.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved