Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI suporter 'nakal' kembali terulang. Suporter yang kembali melakukan kekerasan seperti yang terjadi kepada bus pemain dan ofisial Persis Solo dinilai lantaran ketidaktegasan.
Hal itu juga dinilai buntut dari pengusutan kasus Kanjuruhan yang menorehkan catatan kelam.
"(Kesannya) yang penting Liga 1 jalan tapi enggak peduli yang lain," kata Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, ketika dihubungi, Minggu (29/1).
Menurut mantan anggota TGIPF itu, kasus Kanjuruhan meninggalkan preseden buruk karena pengusutannya tak menyeluruh.
Sejauh ini, pengusutan belum menyentuh kalangan suporter yang juga diduga turut andil dalam rangkaian peristiwa Kanjuruhan.
Padahal, hasil laporan TGIPF juga merekomendasikan kepada penegak hukum untuk menindaklanjuti penyelidikan terhadap suporter yang melakukan provokasi seperti yang awal mula memasuki lapangan sehingga diikuti oleh suporter yang lain.
Baca juga: Wishnutama akan Rancang Acara Pembukaan Piala Dunia U-20
Kemudian juga aksi suporter yang melakukan pelemparan flare, melakukan perusakan mobil di dalam stadion, dan melakukan pembakaran mobil di luar stadion.
Menurut Akmal, jika itu tidak ditindaklanjuti bakal memberi kesan aksi-aksi serupa seolah bebas dari tanggung jawab hukum.
Bus Persis Solo dilempari batu usai laga tandang di markas Persita Tangerang, Sabtu (28/1). Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka hingga Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep pun meminta adanya tindakan tegas.
Gibran melalui cuitan media sosialnya menyampaikan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo kejadian tersebut berpotensi terulang jika tidak ada tindakan tegas seperti di Kanjuruhan.
Putra Presiden Joko Widodo itu sampai-sampai menyebut bakal calon Ketua Umum PSSI untuk serius memerhatikannya.
"Mohon ijin pak kapolri @ListyoSigitP. Mohon maaf jika saya lancang dan tidak sopan. Kejadian pelemparan terhadap bus pemain @persisofficial akan terus terjadi. Ini merupakan rangkaian dari tidak adanya tidakan tegas terhadap pelaku kerusuhan di Kanjuruhan," kata Gibran.
"Kalau di Malang tidak dihukum, maka yang lain tidak akan takut berbuat serupa dan ini akan terus terjadi selama tidak ada ketegasan terhadap suporter. Saya berharap banyak kepada pak @erickthohir. Ini PR besar untuk jenengan," imbuh Gibran. (Dhk/OL-09)
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
UNISA Yogyakarta menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus kekerasan yang melibatkan dua mahasiswa UNISA Yogyakarta.
Dinas terus berkoordinasi dengan lintas instansi untuk memastikan ketersediaan layanan pengaduan yang mudah diakses oleh seluruh warga hingga tingkat kelurahan.
Tidak ada zona tertentu yang bisa dikategorikan rawan secara absolut karena potensi kekerasan dapat terjadi di mana saja.
Ia menjelaskan, koordinasi melibatkan berbagai unsur aparat penegak hukum.
Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Rukun dengan Teman yang merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved