Senin 16 Januari 2023, 14:08 WIB

Temui Menpora, Semen Padang Curhat Soal Penghentian Liga 2

Dhika Kusuma Winata | Sepak Bola
Temui Menpora, Semen Padang Curhat Soal Penghentian Liga 2

Dok.MI
Ilustrasi

 

SEMEN Padang FC kecewa atas keputusan federasi tak melanjutkan kompetisi Liga 2. Keputusan itu dinilai tak mempertimbangkan aspirasi klub-klub yang menginginkan kompetisi berlanjut. Penghentian Liga 2 juga dinilai tidak adil mengingat kompetisi sudah terlunta-lunta sejak Tragedi Kanjuruhan.

Hal itu disampaikan CEO Semen Padang Win Bernadino seusai audiensi dengan Menpora Zainudin Amali di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (16/1). Sejumlah perwakilan klub Liga 2 dan asosiasi pemain menemui Menpora menyampaikan aspirasi.

"Saya tidak menampik ada yang mengusulkan (disetop) karena sudah jenuh tiga bulan setop tapi itu bukan artinya mewakili mayoritas dong. Ada yang juga mengusulkan home-away atau sistem bubble," ujarnya.

"Muncul banyak alternatif tapi faktanya tidak ada feedback ke kita dulu baru diputuskan. Itu yang membuat kita kecewa. Apapun suara alternatifnya harusnya kan ikut dipertimbangkan," imbuh Win.

Semen Padang memutuskan meliburkan skuad sejak Desember lalu karena tak kunjung ada kejelasan kapan kompetisi bisa bergulir lagi. Berbeda halnya dengan Liga 1 yang kemudian berlanjut. Dua bulan sebelumnya, Semen Padang tetap latihan sambil menanti kejelasan kompetisi.

Baca juga: Pemilihan Ketua PSSI DIharapkan tidak Jadi Ajang Loncatan Politik

"Ini ada konsekuensi kalau latihan tanpa kejelasan kompetisi pemain tidak akan fokus mempersiapkan diri karena tujuan yang dikejar tidak jelas sehingga pemain juga bisa rentan cedera dan lain-lain. Termasuk biaya juga menjadi tinggi tanpa kejelasan tujuannya," ungkapnya.

Tak hanya soal kompetisi yang tak kunjung jelas, penghentian juga bakal berdampak kepada gaji pemain, staf, hingga pelatih.

Soal gaji, Win mengatakan Semen Padang tetap membayar hingga Desember namun untuk Januari ini masih berhitung melihat kondisi finansial. Dia menyebut subsidi dari LIB pun sudah berhenti sejak Tragedi Kanjuruhan.

"Makanya kami berusaha penuhi kebutuhan dan kewajiban kami tapi kami juga berhitung-hitung," katanya.

"Subsidi dari LIB sejak kejadian itu disetop juga. Pascakejadian sejak Oktober kita tetap memang mengajukan tapi karena mungkin LIB merasa kompetisi disetop sehingga belum ada kewajiban untuk men-deliver ke kita," tukasnya.(OL-4)

Baca Juga

Twitter @Aremafcofficial

RANS dan Arema Butuh Kemenangan untuk Dongkrak Peringkat

👤Akmal Fauzi 🕔Selasa 07 Februari 2023, 19:59 WIB
Duel RANS Nusantara melawan Arema FC, Rabu (8/2) menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk bangkit dari serentetan hasil...
MI/Susanto

DPR Usulkan Debat Terbuka Caketum PSSI

👤Akmal Fauzi 🕔Selasa 07 Februari 2023, 17:45 WIB
KOMISI X DPR RI mengusulkan agar para calon ketua umum (caketum) PSSI melakukan debat publik secara terbuka sebelum Kongres Luar Biasa...
FRANCK FIFE / AFP

Mbappe Absen, PSG Andalkan Messi

👤Dhika kusuma winata 🕔Selasa 07 Februari 2023, 17:01 WIB
PSG dinanti Marseille dengan suporter fanatiknya di Stadion Velodrome untuk perebutan tiket ke babak perempat final Piala...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya