Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia tinju asal Meksiko Saul Canelo Alvarez telah menyatakan permintaan maafnya karena sudah mengancam Lionel Messi menyusul kemenangan Argentina 2-0 atas Meksiko di Piala Dunia 2022.
"Beberapa hari terakhir ini saya terbawa hasrat dan cinta yang saya rasakan untuk negara saya dan membuat komentar yang tidak pada tempatnya sehingga saya ingin meminta maaf kepada Messi dan rakyat Argentina. Setiap hari kita belajar sesuatu yang baru dan kali ini giliran saya," cuitnya sebelum laga terakhir fase grup C dimulai yang dikutip Reuters pada Kamis (1/12).
Messi memainkan peran besar dalam kemenangan Argentina atas Meksiko, dia membuka skor dengan tendangan dari luar kotak penalti.
Namun, itu bukan menjadi alasan dari kemarahan Alvarez. Dia geram karena video dari ruang ganti Argentina setelah pertandingan yang memperlihatkan pemain Paris St Germain itu tampak menendang jersey Meksiko yang tergeletak di lantai di depannya.
Baca juga: Argentina tak Anggap Remeh Australia
Itu membuat juara dunia tinju kelas menengah versi WBA, WBC, dan WBO itu mengungkapkan kemarahannya dan mengancam kapten timnas Argentina itu.
"Apakah Anda melihat Messi membersihkan lantai dengan jersey dan bendera kami????" tulis Alvarez saat itu. "Dia lebih baik berdoa kepada Tuhan agar saya tidak menemukannya!! Sama seperti saya menghormati Argentina, dia harus menghormati Meksiko!"
Messi sendiri telah merespons permintaan maaf tersebut, sambil mengatakan bahwa hal ini hanyalah kesalahpahaman.
"Saya melihat Canelo meminta maaf," kata pemenang Ballon d'Or tujuh kali itu.
"Itu adalah kesalahpahaman, mereka yang mengenal saya dapat mengatakan bahwa saya tidak pernah melecehkan siapa pun. Meninggalkan jersey di lantai adalah bagian dari ruang ganti. Saya bahkan tidak perlu meminta maaf karena saya tidak melecehkan rakyat Meksiko atau bendera mereka. Itu saja. Tidak ada yang terjadi." (Ant/OL-16)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan tim nasional sepak bola Iran bahwa keselamatan mereka terancam
Presiden AS Donald Trump menyoroti risiko keselamatan yang mungkin mengintai para pemain timnas Iran selama turnamen Piala Dunia 2026 berlangsung.
Graham Potter telah menyepakati komitmen baru yang akan mengikatnya bersama timnas Swedia hingga putaran final Piala Dunia 2030.
Keputusan timnas Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 merupakan respons langsung terhadap serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran pada pekan lalu.
Sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026, TVRI berkomitmen memastikan akses tontonan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Kapten Romain Saiss mencetak gol di babak pertama dan, setelah pemain Tanzania Novatus Miroshi diusir wasit, Azzedine Ounahi dan Youssef El-Nesyri menambah keunggulan Singa Atlas.
Arab Saudi, yang sempat mengalahkan Argentina di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022, kembali ke Qatar sebagai salah satu unggulan juara di Piala Asia.
"Penjualan enam jersey ini merupakan sebuah peristiwa monumental dalam sejarah lelang, yang menawarkan kepada para penggemar dan kolektor sebuah kaitan dengan pencapaian puncak Messi."
Kapten timnas Argentina itu mengatakan, saat ini, fokusnya adalah tampil di Copa America, yang akan digelar di AS pada Juni 2024 mendatang.
Perjanjian ini akan mencakup serangkaian turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia 2026, Piala Dunia Putri 2027, dan Piala Dunia 2030, serta semua turnamen kelompok umur putra dan putri.
Keempat pemain timnas Maroko itu adalah kiper Yassine Bounou, bek Achraf Hakimi, gelandang Sofyan Amrabat, dan penyerang Youssef En-Nesyri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved