Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Inggris pulang dengan tangan hampa ketika bertandang ke Stadion San Siro kalah dari Italia pada laga lanjutan UEFA Nations League, Sabtu (24/9) dini hari WIB. Skuad the Three Lions harus mengakui menelan kekalahan 0-1 dan lagi-lagi tumpul dalam urusan mencetak gol.
Satu-satunya gol kemenangan untuk Italia pada laga itu dicetak melalui sepakan keras Giacomo Raspadori pada menit ke-68. Inggris meski melakukan 14 percobaan tembakan tak satu pun berbuah gol.
"Sangat sulit untuk mengatakan mengapa kami tidak mencetak gol, karena saya rasa kami sudah masuk ke area yang tepat. Kami memiliki momen-momen, kami hanya tidak memberikan kualitas terakhir malam ini," kata pelatih Inggris Gareth Southgate.
Kekalahan itu membuat Inggris tersisih dari Liga A dan akan turun ke Liga B. Di Grup 3, Inggris ada di dasar klasemen dan menjadi satu-satunya yang belum meraih kemenangan. Skuad asuhan Southgate itu menelan tiga kekalahan serta dua kali hasil imbang.
Harry Kane dan kawan-kawan sejauh ini seakan sulit mencetak skor karena mereka baru membukukan satu gol lewat titik putik. Mereka belum mencetaknya dari permainan terbuka meski diperkuat penyerang-penyerang andalan seperti Kane, Phil Foden, dan Raheem Sterling.
Hasil negatif di Nations League pun memunculkan kekhawatiran terkait kesiapan Inggris mengarungi Piala Dunia 2022 Qatar. Mereka hanya satu kali lagi berlaga melawan Jerman sebelum memulai Piala Dunia.
"Saya mengerti reaksi (kekecewaan suporter) seperti ini pada akhirnya karena itulah hasil yang kami dapatkan di kompetisi ini. Ya itu adalah reaksi emosional yang bisa dimengerti," ujar Southgate.
Southgate menegaskan bakal terus berusaha mengangkat tim dan tak mau frustrasi dengan penampilan skuadnya. Meski sulit mencetak gol, dia menilai tim sudah menampilkan pola permainan yang baik dengan penguasaan bola.
"Kami memiliki lebih banyak penguasaan bola, lebih banyak percobaan, lebih banyak tembakan yang tepat sasaran, saya pikir untuk sebagian besar permainan kami sangat baik," katanya.
"Tentu saja hasil itu akan menjadi reaksi semua orang, tetapi saya pikir ada banyak hal positif bagi kami sebagai tim," tukasnya.
Di sisi lain, pelatih Italia Roberto Mancini tetap memuji Inggris. Mancini menilai pada akhirnya degradasi Inggris di Nations League tidak begitu penting karena mereka akan tampil di Piala Dunia.
"Pendapat saya Inggris adalah salah satu tim terbaik di dunia. Mereka kalah dalam pertandingan tetapi saya pikir mereka dapat memiliki peluang bagus di Piala Dunia. Setelah itu Serie (Liga) B tidak penting," ungkapnya. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Thomas Tuchel Terancam Diusir Dari Inggris
Kyle Walker, yang kini membela Burnley, memutuskan untuk menyudahi karier panjangnya bersama timnas Inggris setelah mengabdi selama 14 tahun.
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
Ia merasa tidak pantas untuk diganti pendatang baru di ‘Three Lions’, Morgan Rogers.
Puncak pencapaian Sarina Wiegman terjadi pada musim panas lalu, saat ia sukses membawa timnas Inggris keluar sebagai juara Euro Putri 2025.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel menargetkan timnya keluar sebagai juara Grup L pada Piala Dunia 2026.
Harry Kane menilai skuad Inggris saat ini merupakan yang terbaik selama 10 tahun kariernya di tim nasional.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved