Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ALVARO Morata membuat Juventus memetik tiga poin setelah menang tipis 1-0 atas Spezia dalam pertandingan Serie A pekan ke-28 di Stadion Juventus, Senin (7/3) dini hari WIB.
Morata mencetak gol untuk pertama kalinya sejak pertengahan Januari saat pertandingan berjalan 20 menit, yang membuat Juventus tetap menguntit juara bertahan Inter Milan, yang dua hari sebelumnya meluluhlantakkan Salernitana 5-0.
Juventus tetap menempati urutan keempat dengan 53 poin atau terpaut empat poin dari AC Milan dan Napoli, yang berada pada peringkat ketiga dan kedua. Sedangkan, Spezia menduduki peringkat ke 16 dengan 26 poin dari 28 pertandingan.
Baca juga: Hajar Sampdoria, Atalanta Tempel Juventus
Juventus bisa berada tujuh poin dari puncak klasemen ketika Napoli menjamu AC Milan, di laga lebih larut. Napoli dan AC Milan terpaut satu poin di bawah Inter menjelang salah satu pertandingan terbesar musim ini sejauh ini digelar.
Namun, apa pun hasil laga Napoli versus Milan di Stadio Diego Armando Maradona itu, Juventus membuat tim-tim di atasnya tertekan berkat 14 pertandingan liga tidak terkalahkan sejak akhir November.
Juventus tampil dominan sejak awal laga, namun sulit menembus pertahanan Spezia sebelum terpecahkan pada menit ke-21.
Kiper Spezia Ivan Provedel salah memberikan umpan yang mengarah kepada Daniele Rugani. Bek Italia itu lalu melepaskan bola kepada Manuel Locatelli, yang langsung melakukan kombinasi dengan Dusan Vlahovic.
Umpan pendek Locatelli dan Vlahovic membongkar lini pertahanan Spezia. Locatelli lalu menyodorkan bola kepada Morata, yang dengan tenang menaklukkan Provedel dengan sepakan mendatarnya. Juventus unggul 1-0.
Juventus berpeluang menggandakan keunggulan pada menit ke-32, tetapi sepakan Juan Cuadrado setelah menyambar umpan Arthur Melo bisa ditahan Provedel.
Selepas turun minum, Spezia tampil lebih menyerang untuk mencetak gol penyeimbang dan mereka menciptakan peluang pada menit ke-51 ketika umpan silang Salva Ferrer dari sisi kanan disundul Emmanuel Gyasi, tetapi Wojciech Szczesny sigap menghalaunya.
Szczesny kembali beraksi menyelamatkan gawang Juventus pada menit ke-80 setelah umpan Viktor Kovalenko diterima Kevin Agudelo yang menusuk ke kotak penalti. Szczesny bisa menutup ruang tembak Agudelo.
Juventus hampir kebobolan pada menit ke-83. Matthijs de Ligt menghalau bola, tetapi bola mengarah kepada Ferrer, yang berdiri di depan gawang. Namun, tembakannya melambung usai dihalangi Adrien Rabiot.
Wasit melibatkan VAR karena Ferrer terjatuh usai melakukan tembakan, tetapi Spezia tidak mendapatkan penalti. (Ant/OL-1)
Luciano Spalletti beri sinyal terkait masa depan Jonathan David di Juventus usai libas Pisa 4-0.
Juventus bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Pisa. Gol Cambiaso, Thuram, Yildiz, dan Boga akhiri tren negatif Bianconeri di Serie A.
Milan yang kini berada di posisi kedua klasemen Serie A memang sulit mengejar pemuncak Inter Milan karena tertinggal 10 poin. Namun target realistis mereka adalah finis di zona Liga Champions.
Juventus tahan imbang AS Roma 3-3 lewat aksi comeback heroik. Luciano Spalletti puji mentalitas baja pemain dan tegaskan ambisi ke zona Liga Champions.
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, bicara blak-blakan usai timnya membuang keunggulan 3-1 atas Juventus.
Bintang Juventus, Francisco Conceicao, bicara jujur soal performanya dan ambisi tim setelah mencetak gol indah dalam hasil imbang 3-3 kontra AS Roma.
Parma membutuhkan adu penalti untuk mengalahkan Spezia di Coppa Italia setelah bermain imbang 2-2, Rabu (24/9) malam WIB.
Spezia, yang finis di peringkat 17, dan Verona, yang berada satu tingkat lebih rendah, hanya berbeda selisih gol di akhir musim.
Przemyslaw Wisniewski dan Salvatore Esposito sama-sama mencetak gol pertama mereka di Serie A untuk memastikan Spezia meraih kemenangan pertama mereka dalam tempo 2 bulan.
Kemenangan atas Spezia itu memperkuat peluang Lazio meraih tiket Liga Champions pada musim depan. Mereka unggul delapan poin dari peringkat tiga AS Roma.
Gotti meninggalkan Spezia di peringkat 17 klasemen, satu posisi dan dua poin di atas zona degradasi.
Bersama Spezia, Kiwior mencatatkan 43 penampilan kompetitif, yang membuatnya mencuri perhatian Arteta untuk memboyongnya ke London.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved