Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Gabon mendampingi Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Afrika 2021 setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam pertandingan pemungkas penyisihan Grup C di Stadion Ahmadou Ahidjou, Yaounde, Kamerun, Rabu (19/1) dini hari WIB.
Maroko sudah lebih dulu lolos setelah memenangi dua pertandingan pertama mereka dan menjaga posisi di puncak klasemen akhir Grup C seusai bangkit mengimbangi Gabon.
Kendati lebih banyak ditekan di awal laga, Gabon mampu mencuri keunggulan melalui sepakan kaki kanan Jim Allevinah menyelesaikan umpan Jean-Noel Amonome pada menit ke-21.
Baca juga: Gabon Pulangkan Aubameyang ke Arsenal karena Masalah Jantung
Keunggulan itu raib pada menit ke-74 kala Sofiane Boufal mengonversi tendangan penalti ke gawang Gabon setelah dilanggar Amonome di dalam kotak terlarang.
Gabon merestorasi keunggulan mereka pada menit ke-81 setelah memaksa Nayef Aguerd mencetak gol bunuh diri, tetapi Maroko kembali menyamakan kedudukan, tiga menit kemudian, berkat tendangan bebas akurat yang dilepaskan Achraf Hakimi.
Skor imbang 2-2 yang bertahan hingga bubaran cukup bagi Gabon untuk melangkah ke babak 16 besar mendampingi Maroko.
Gabon finis sebagai runner-up Grup C dengan koleksi lima poin, di bawah Maroko yang mengumpulkan tujuh poin.
Maroko dan Gabon menjadi dua dari tujuh tim yang sudah melangkah ke babak 16 besar bersama tuan rumah Kamerun, Burkina Faso, Senegal, Guinea, dan Nigeria.
Catatan bersejarah Comoros
Dalam pertandingan pemungkas Grup C lainnya yang berlangsung bersamaan di Stadion Roumde Adjia, Kepulauan Comoros menorehkan catatan bersejarah dengan menundukkan Ghana 3-2.
Sempat memimpin berkat gol cepat El Fardou Ben Nabouhane, empat menit setelah pertandingan berjalan, Comoros mendapat keuntungan besar ketika Ghana harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain lantaran kartu merah Andre Ayew pada menit ke-25.
Comoros memanfaatkannya untuk menggandakan keunggulan melalui sontekan kaki kiri Ahmed Mogni pada menit ke-61.
Namun, Ghana memberi perlawanan sengit dan membalas tiga menit kemudian melalui Richmond Boakye sebelum menyamakan kedudukan lewat gol jarak dekat Alexander Djiku pada menit ke-77.
Beruntung bagi Comoros situasi timpang bisa kembali mereka manfaatkan dan Mogni mencetak gol keduanya lima menit jelang bubaran untuk mengunci kemenangan 3-2 atas Ghana.
Hasil itu menandai penampilan debut Comoros di putaran final Piala Afrika dengan sebuah kemenangan.
Comoros juga berpeluang kian menajamkan capaian ini mengingat mereka masih bisa lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Comoros finis di urutan ketiga Grup C dengan tiga poin dan selisih gol defisit dua, sedangkan Ghana yang empat kali juara Piala Afrika harus pamit lebih awal dari edisi kali ini setelah hanya memperoleh satu poin dan berakhir sebagai juru kunci. (Ant/OL-1)
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Kekecewaan mendalam menyelimuti pendukung Maroko usai tim nasional mereka gagal meraih gelar Piala Afrika. Dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu.
CAF menyebut Samuel Eto’o telah melanggar prinsip-prinsip sportivitas dalam laga perempat final Piala Afrika 2026 antara Kamerun dan Maroko.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Maroko melaju ke final Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Nigeria 4-2 lewat adu penalti di babak semifinal yang berlangsung dramatis.
Pemerintah Gabon resmi mencabut sanksi berat yang sebelumnya dijatuhkan kepada timnas mereka serta penyerang bintang, Pierre-Emerick Aubameyang.
Buntut performa memalukan di Piala Afrika, Pemerintah Gabon membubarkan tim nasional, memecat pelatih, hingga mencoret bintang Pierre-Emerick Aubameyang.
Timnas Nigeria melaju ke final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Afrika setelah menang dramatis 4-1 atas Gabon melalui babak perpanjangan waktu, Kamis (13/11) malam WIB.
Mantan penyerang timnas Gabon sekaligus eks pemain Major League Soccer (MLS), Aaron Boupendza
Barcelona mengincar penyerang Chelsea Pierre Emerick Aubameyang pada jendela transfer musim panas atau pertengahan tahun mendatang untuk dijadikan pelapis Robert Lewandowski.
Aubameyang dipulangkan ke Arsenal, pekan lalu, setelah tim medis timnas Gabon menyebut sang penyerang mengalami luka pada jantungnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved