Selasa 28 Desember 2021, 10:58 WIB

PSSI Apresiasi Kerja Cepat Polres Enrekang Tangani Kasus Penyerangan Wasit di Liga 3

Rifaldi Putra Irianto | Sepak Bola
PSSI Apresiasi Kerja Cepat Polres Enrekang Tangani Kasus Penyerangan Wasit di Liga 3

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Kantor PSSI di Kompleks GBK Senayan, Jakarta.

 

KETUA Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan berterima kasih kepada Asprov PSSI Sulawesi Selatan dan pihak Kepolisian, terutama Polres Enrekang, yang bergerak cepat menangani kasus peyerangan terhadap wasit Romi Daeng Rewa, yang dilakukan klub Liga 3 Sulawesi Selatan, PS Nene Mallomo Sidrap.

Kepolisian Enrekang, Sulawesi Selatan menyatakan sudah menangkap 6 tersangka terkait kekerasan terhadap wasit Romi Daeng Rewa.

Kenam orang tersangka, yakni Ilham Selano, Arman Surianto, Safwan, Muhammad Syamdan, Al Ashari, dan Ilham. Seluruhnya merupakan pemain PS Nene Mallomo Sidrap.

Baca juga: PSSI Apresiasi Polri Tetapkan Pemain Klub Liga 3 yang Serang Wasit Sebagai Tersangka 

"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu untuk menyelesaikan kasus ini," kata Iriawan dalam keterangan resmi PSSI, Selasa (28/12).

Iriawan berharap dengan tindakan tegas polisi dalam mempercepat masalah itu dapat membuat hal serupa tidak terjadi lagi pada pertandingan sepakbola nasional lainnya.

"Mudah-mudahan ini menjadi efek jera bagi siapa pun agar tidak melakukan kekerasan lagi terhadap perangkat pertandingan," jelasnya.

Kekerasan yang dialami Wasit Romi terjadi dalam pertandingan Gasma Enrekang vs PS Nene Mallomo Sidrap di laga final Liga 3 Sulawesi Selatan di Stadion Bumi Massenrempulu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Kejadian kekerasan terhadap wasit Romi bermula dari situasi jelang tendangan bebas. Satu pemain PS Nene Mallomo memukul wasit Romi karena kecewa dengan keputusan sang pengadil. 

Setelah itu, pemain Nene Mallomo yang lain mengeroyok wasit tersebut hingga tersungkur di lapangan. Para pemain Gasma Enrekang dan ofisial pertandingan mencoba melerai.

Atas kejadian itu, Romi harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka sehingga menerima 10 jahitan.

"Kami telah melakukan gelar perkara dan telah kami tetapkan sebanyak enam tersangka. Bukti berupa visum, video, sepatu yang digunakan pemain, dan ada juga baju yang digunakan oleh wasit. Enam orang ini sudah kami lakukan penangkapan dan penahanan," kata Kapolres Enrekang AKBP Andi Sinjaya.

Adapun keenam tersangka tersebut  dijerat dengan pasal Pasal 170 juncto Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun. (PSSI/OL-1)

Baca Juga

AFP/Oli SCARFF

Dua Orang Didakwa Setelah Pendukung City Masuk Lapangan di Laga Kontra Aston Villa

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 24 Mei 2022, 12:45 WIB
Dakwaan tersebut terjadi setelah penggemar berduyun-duyun masuk lapangan untuk merayakan kesuksesan tim mereka menjuarai Liga Primer...
AFP/Paul ELLIS

Calvert-Lewin Bicara Soal Masalah Pribadinya pada Musim Ini

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 24 Mei 2022, 12:30 WIB
Calvert-Lewin hanya bermain di 17 pertandingan Liga Primer Inggris, tapi ia mencetak satu gol penting penentu kemenangan 3-2 atas Crystal...
AFP/MIGUEL MEDINA

Masa Depan Perisic di Inter Milan Masih belum Jelas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 24 Mei 2022, 12:15 WIB
Kontrak pemain Kroasia itu akan berakhir pada akhir bulan dan dia belum meneken perpanjangan kontrak karena Inter Milan menolak menenuhi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya