Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rapat Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), PSSI menegaskan mendukung usulan agar Piala Dunia digelar dua tahun sekali.
"Pada dasarnya, PSSI setuju dengan adanya percepatan Piala Dunia yang akan diselenggarakan setiap dua tahun sekali, baik itu untuk kelompok umur maupun senior," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Selasa (14/12).
Yunus menyebut, salah satu alasan dukungan PSSI terhadap ide tersebut adalah demi mempercepat antrean negara-negara calon tuan rumah.
Baca juga: Infantino Tuding Penentang Perubahan pada Piala Dunia Penakut
PSSI pun meminta AFF untuk membicarakan hal tersebut dengan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
"Kami menyarankan adanya diskusi mendalam antara AFF dan FIFA. FIFA pun bisa mengajukan proposal kepada tiap-tiap negara anggota agar usulan itu bisa dikaji dan diperimbangkan," kata Yunus.
Dalam kesempatan tersebut, PSSI juga mengutarakan keinginan agar AFF menargetkan negara-negara ASEAN untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia dengan skema tuan rumah bersama.
Selain itu, PSSI meminta FIFA untuk menolak pencalonan negara-negara yang sudah pernah menjadi tuan rumah supaya semua negara bisa mendapatkan kesempatan yang sama.
Di luar itu, PSSI memohon dukungan kepada FIFA, AFC, dan AFF untuk pelaksanaan Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Indonesia pada 2023.
"Kami juga sedang konsentrasi untuk mempersiapkan penyelenggaraan Piala Dunia U-23 pada 2023. PSSI mengharapkan dukungan semua pihak agar Piala Dunia U-20 nanti dapat berjalan dengan baik," tutur Yunus.
Gagasan untuk menggelar Piala Dunia dari empat tahun sekali menjadi dua tahun sekali sedang dibahas serius oleh FIFA sejak pertama kali iutarakan federasi sepak bola Arab Saudi.
Dua federasi regional berpengaruh yaitu UEFA (Eropa) dan CONMEBOL (Amerika Selatan) sudah menyatakan dengan tegas mereka tidak setuju dengan ide tersebut.
FIFA berencana melangsungkan pertemuan global untuk membahas soal hal tersebut pada 20 Desember 2021. (Ant/OL-1)
Keputusan timnas Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 merupakan respons langsung terhadap serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran pada pekan lalu.
Sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026, TVRI berkomitmen memastikan akses tontonan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Perusahaan teknologi raksasa, Lenovo, resmi memperkenalkan Football AI Pro, sebuah asisten asisten pintar yang dirancang khusus untuk mendukung 48 tim peserta Piala Dunia 2026.
Langkah FIFA menggandeng Lenovo ini diambil guna mengatasi tantangan logistik dan operasional yang diprediksi menjadi yang tersulit dalam sejarah turnamen sepak bola jagat raya tersebut.
Sesuai jadwal, timnas Irak seharusnya menghadapi pemenang laga antara timnas Suriname atau timnas Bolivia di Monterrey, Meksiko, pada 31 Maret mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved