Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN kapten Manchester United dan timnas Inggris Wayne Rooney buka-bukaan mengenai perjuangannya melawan gangguan kesehatan mental di sebuah film dokumenter terbaru.
Pencetak gol terbanyak timnas Inggris itu tampil dalam film dokumenter yang bercerita mengenai kehidupan keluarganya. Film itu akan tayang pada awal 2022.
Rooney, yang kini menjadi pelatih klub Divisi Championship Derby, membahas sejumlah topil sulit dalam film dokumenter itu, termasuk momen yang menyebabkan dia menjadi sorotan media massa.
Baca juga : Pendaftaran Seleksi Film Fesbul Lokus 2 Dibuka hingga 12 Maret
"Saya ingin orang lebih mengerti saya sebagai seorang manusia. Seperti olahragawan muda lainnya, saya melalui masa-masa sulit sehingga banyak hal yang bisa saya bicarakan termasuk saya terpukul dan tidak ada yang membantu saya," ujar Rooney.
"Orang-orang berbicara mengenai kesehatan mental. Saya memang menemui seseorang untuk masalah itu. Kuncinya adalah menyadari apa yang ada di kepala Anda dan mencaro cara untuk mengatasi tekanan bermain untuk Manchester United dan berusaha sukss, bermain untuk timnas, mengapteni tim negara Anda. Itu adalah tekanan yang berat."
"Para penonton akan melihat apa yang terjadi di kepala saya," lanjutnya.
Baca juga : Lola Amaria Jawab Keresahan Sejarah Melalui Film Dokumenter Eksil
Rooney mulai terkenal sebagai pemain berusia 16 tahun kala memperkuat Everton pada 2002 setelah menjadi starter untuk timnas Inggris di Piala Eropa 2004, yang berujung pada kepindahannya ke Manchester United.
"Menjadi sorotan saat berusia 16 tahun dan harus mengatasi semua hal yang datang saat Anda membela timnas di usia 17 tahun adalah hal yang baru bagi saya," ungkap Rooney.
"Saya harus belajar dengan cepat. Tentunya ada saja kesalahan dalam perjalanan saya."
"Film ini sangat menarik bagi saya dan saya yakin akan menarik bagi banyak orang," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Rapper 50 Cent menyetujui penyelesaian gugatan sipil terkait dugaan penyerangan hanya beberapa hari sebelum Netflix merilis dokumenter mengenai Sean “Diddy” Combs.
Taylor Swift membagikan cerita hubungannya dengan Travis Kelce dalam teaser docuseries The End of an Era. Ia menyebut tunangannya itu sebagai “kejutan terbesar” dalam hidupnya.
Victoria Beckham buka-bukaan di serial Netflix terbarunya tentang rahasia di balik ekspresi dingin, perjuangan karier, dan tekanan sebagai desainer sukses.
Raja Charles merilis dokumenter “Finding Harmony” di Prime Video, menyoroti filosofi hidup selaras dengan alam demi masa depan berkelanjutan.
Bersamaan dengan penayangan dokumenternya, Simple Plan juga menghadirkan sebuah soundtrack resmi film ini dan telah dirilis pada 11 Juli lalu.
Melalui interaksi langsung dengan pasien ALS dan keluarga mereka, Vino G Bastian mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan fisik dan emosional yang dihadapi pejuang ALS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved