Rabu 14 Juli 2021, 05:36 WIB

UEFA Selidiki Inggris Terkait Gangguan Keamanan di Final Piala Eropa 2020

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
UEFA Selidiki Inggris Terkait Gangguan Keamanan di Final Piala Eropa 2020

AFP/Tolga Akmen
Seorang pendukung timnas Inggris melambaikan bom asap di hadapan barisan polisi di Trafalgar Square saat final Piala Eropa 2020.

 

UEFA, Selasa (13/7), mengumumkan dimulainya penyelidikan disipliner dan mendakwa asosiasi sepak bola Inggris (FA) atas gangguan keamanan yang terjadi di laga final Piala Eropa 2020 antara Italia dan Inggris di Wembley, London, Selasa (12/7) dini hari WIB lalu.

UEFA juga menyatakan telah menunjuk penyelidik etik dan disipliner untuk melakukan penyelidikan berbeda terhadap "Kejadian yang melibatkan suporter di dalam dan sekitar stadion".

Final yang dimenangi Italia berkat adu penalti itu dinodai bentrokan antara suporter dengan petugas keamanan di dalam dan sekitar stadion.

Baca juga: Italia dan Inggris Dominasi Team of the Tournament Piala Eropa 2020

Kepolisian Inggris menyatakan 19 petugas mereka terluka dan sejauh ini telah menangkap 86 orang terkait insiden tersebut, 53 di antaranya
dilakukan langsung di sekitar Wembley.

Dakwaan terhadap FA meliputi penerobosan suporter ke dalam lapangan, pelemparan benda-benda ke dalam lapangan oleh suporter, gangguan suporter saat pemutaran lagu kebangsaan, dan tindakan menyalakan kembang api.

Gelombang cemoohan terdengar ketika lagu kebangsaan Italia diputar sebelum sepak mula, sedangkan seorang penerobos lapangan mengganggu jalannya laga pada pengujung babak kedua.

"Kasus akan ditangani Badan Pengendalian, Etik, dan Disipliner UEFA sesuai prosedur," ungkap UEFA dalam sebuah pernyataan resmi.

Penyelidikan itu menjadi pukulan berikutnya bagi Inggris yang gagal juara setelah mencapai final Piala Eropa pertama mereka, serta menyusul hukuman denda 30 ribu euro yang dijatuhkan UEFA pekan lalu lantaran insiden penyorotan laser ke kiper Denmark Kasper Schmeichel di laga semifinal.

Di antara semua kekacauan laga final Piala Eropa 2020 itu, pembalap tim McLaren Formula One Lando Norris mengalami pencurian yang menyebabkan hilangnya jam tangan mewah seharga 40 ribu pound sterling kepunyaannya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Pau BARRENA

Tok! MU-Barca Sepakat Nilai Transfer De Jong 65 Juta Euro

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:50 WIB
Ada keyakinan kuat baik Old Trafford maupun Camp Nou sudah sepakat sehingga de Jong bakal menjadi pemain pertama yang dikontrak United era...
AFP

AC Milan Ikut Buru Tanda Tangan Dybala

👤Widhoroso 🕔Rabu 29 Juni 2022, 22:34 WIB
AC Milan mendadak muncul sebagai klub yang meminati Paulo Dybala. Klub Serie A Italia itu dilaporkan sudah mengelar pertemuan dengan agen...
Instagram @officialjohor

Jordi Amat Resmi Gabung ke JDT

👤Akmal Fauzi 🕔Rabu 29 Juni 2022, 21:51 WIB
Dalam video tersebut, terlihat Jordi Amat memegang jersey JDT dengan nomor punggung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya