Selasa 29 Juni 2021, 06:46 WIB

Tiga Pemain Jerman Terancam Absen Kontra Inggris

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Tiga Pemain Jerman Terancam Absen Kontra Inggris

AFP/KAI PFAFFENBACH
Gelandang timnas Jerman Ilkay Gundogan

 

ILKAY Gundogan, Robin Gosens, dan Antonio Rudiger diragukan tampil membela timnas Jerman di laga 16 besar Piala Eropa 2020 melawan Inggris di Wembley, Selasa (29/6), karena kebugaran mereka baru akan diputuskan pada hari pertandingan.

Gundogan mendapat benturan di kepalanya saat pertandingan terakhir penyisihan grup, pekan lalu, dan berlatih sebagian dengan tim pada Senin (28/6).

Bek Gosens dan Rudiger menyelesaikan pertandingan itu namun merasakan dampak dari suatu infeksi.

Baca juga: Unai Simon, dari Penjahat Jadi Pahlawan

"Untuk ketiganya, kami akan melihat bagaimana perkembangan mereka dan kami akan memutuskan besok," kata pelatih timnas Jerman Joachim Loew di sesi jumpa pers pralaga.

"Kami tidak bisa mengatakan. Kami harus menunggu. Saya belum tahu soal itu malam ini," lanjutnya.

Loew, yang akan meninggalkan kursi kepelatihan pada akhir turnamen setelah 15 tahun memimpin skuat Jerman dan akan bertanggung jawab di pertandingan terakhir apabila mereka kalah, mengatakan babak gugur berarti sepak bola spektakuler bisa dikorbankan demi mendapat hasil baik.

"Di grup, kami melewati (juara dunia Prancis dan juara bertahan Portugal serta Hongaria) tidak ada hadiah cantik yang dimenangi," kata Loew.

"Ini soal lolos dari grup ini dan sekarang kami menghadapi laga mati-matian. Jadi kami bisa bilang kami harus ke sana dan memenanginya."

"Anda tidak ingin memainkan pertandingan yang spektakuler dan kemudian mengakhirinya tanpa memamerkan apapun. Kami ingin memenangi itu
tapi kami masih harus tampil dengan bagus," tegasnya.

Inggris belum pernah mengalahkan Jerman di babak gugur turnamen mayor sejak final Piala Dunia 1966, kalah di Piala Dunia 1990, Piala Eropa 1996, dan Piala Dunia 2010.

Inggris juga belum pernah memenangi pertandingan babak gugur selama 90 menit di Piala Eropa. Empat dari pertandingan babak gugur mereka diteruskan hingga adu penalti dan Inggris lolos hanya sekali, melawan Spanyol di Wembley pada 1996.

Akan tetapi, menurut Loew itu tidak berarti apa-apa.

"Ini situasi yang benar-benar berbeda (dari 1996)," kata dia. "Inggris tim yang kuat dengan para pemain kelas dunia."

"Semua pertandingan antara Jerman dan Inggris menjadi pembicaraan di tahun-tahun setelahnya. Ini adalah pertandingan yang mempesona orang. Ini adalah laga mati-matian dan kami harus memenanginya," lanjut Loew.

Pemenang laga antara Jerman dan Inggris itu akan menghadapi Swedia atau Ukraina di perempat final, Sabtu (3/7) di Roma. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Twitter @sevillafc

Hijrah ke Sevilla Pilihan Tepat Karir Martial

👤Ant 🕔Rabu 26 Januari 2022, 23:22 WIB
Martial membutuhkan kepindahan ini karena pemain asal Prancis tersebut perlu untuk mendapatkan waktu bermain...
AFP

Crsytal Palace Kepincut Pinjam Donny van de Beek dari MU

👤Ant 🕔Rabu 26 Januari 2022, 23:14 WIB
Prioritas Donny van de Beek saat ini diyakini adalah mendapatkan waktu bermain...
AFP

Wolves Permanenkan Hwang Hee-chan dari Leipzig

👤Ant 🕔Rabu 26 Januari 2022, 23:04 WIB
Wolves memiliki opsi untuk membelinya senilai 14 juta poundsterling (sekitar Rp270...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya