Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKALAHAN 0-1 Manchester City dari Chelsea di final Liga Champions, Minggu (30/5) dini hari mengingatkan banyak orang tentang komentar agen mantan pemain City, Yaya Toure tiga tahun lalu. Saat itu, Dmitri Seluk, sang agen, menyebut para dukun Afrika yang marah atas keputusan Guardiola mendepak Toure mengutuk sang pelatih tidak akan pernah lagi menjuarai Liga Champions.
Kekalahan dari Chelsea membuat sudah satu dekade Guardiola tidak bisa membawa tim asuhannya menjadi kampiun di Liga Champions. Terakhir pelatih asal Spanyol itu mengangkat trofi Si Kuping Besar, julukan trofi Liga Champions, bersama Barcelona pada 2011.
Catatan yang cukup disayangkan, mengingat Guardiola sebenarnya masih bergelimang trofi di kancah domestik ketika ia melatih Bayern Muenchen dan kini Manchester City.
Setelah kekalahan dari Chelsea, komentar Seluk pada 2018 kembali terangkat. Ia pernah mengklaim Guardiola telah membuat marah seluruh masyarakat Afrika usai menyingkirkan Toure dari skuad utama The Cityzens.
"Guardiola membuat seluruh masyarakat Afrika benci padanya, banyak fan Afrika pada akhirnya berpaling dari Manchester City," kata Seluk seperti dikutip The Guardian.
"Dan saya yakin banyak dukun Afrika tidak akan membiarkannya menjuarai Liga Champions. Ini akan menjadi kutukan dari Afrika bagi Guardiola. Jalannya hidup ini akan membuktikan apakah saya benar atau tidak," tambahnya.
Meski terdengar tidak masuk akal, namun Seluk tetap bersikukuh dengan pendapatnya tersebut. Sang agen memang terkesan sakit hati ketika Guardiola memutuskan untuk tidak mempertahankan Toure di Etihad Stadium.
"Fakta bahwa Guardiola mengakhiri karier Yaya di Manchester City bukanlah kesalahan, namun kejahatan. Anda masih akan mengetahui seperti apa dukun Afrika itu. Ingatlah ini selalu," kata Seluk.
Kekalahan dari Cheslea juga membuat Guardiola gagal menyamai rekor Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley sebagai manajer yang mengoleksi tiga trofi Piala Eropa atau Liga Champions. (Goal/OL-15)
Preview lengkap Manchester City vs Fulham di Liga Inggris 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan rekor head to head kedua tim di Etihad Stadium.
Kemenangan dramatis Manchester City atas Liverpool Minggu (8/2/2026) kini menjadi bahan bakar baru bagi pasukan Pep Guardiola untuk terus menekan Arsenal di puncak klasemen.
Pelatih Liverpool Arne Slot menegaskan timnya menunjukkan kemajuan meski kalah dramatis saat laga Liverpool vs Man City
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Man City vs Liverpool yang berakhir dramatis dengan skor 2-1 di Anfield
Manchester City menjaga asa mempertahankan gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2)
Manajer Liverpool Arne Slot memilih tidak mengomentari kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai dalam laga kontra Manchester City.
Unggul lebih dulu melalui Tijjani Reijnders di babak pertama, kemenangan Man City buyar seketika setelah Enzo Fernandez mencetak gol penyeimbang di masa injury time.
Manchester City bermain imbang 1-1 oleh Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Etihad Stadium, Minggu (4/1).
Laga Manchester City berakhir imbang 1-1 melawan Chelsea di Stadion Etihad.
Manchester City berbagi masing-masing satu poin dengan Chelsea dengan hasil akhir 1-1 dalam laga di Stadion Etihad pada Senin (5/1) WIB.
Manchester City gagal mendapatkan tiga poin penuh saat menjamu Chelsea di Stadion Etihad pada Senin (5/1) WIB.
Enzo Fernandez mencetak gol di menit 90+4 untuk mengantarkan Chelsea menahan imbang Manchester City di laga Liga Primer Inggris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved