Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Barcelona Josep Bartomeu mengatakan Real Madrid kerap dibantu oleh video assistant refeeree (VAR) dalam meraih hasil positif dalam beberapa laga terakhir.
Ia mengatakan kemenangan yang diraih Madrid dalam beberapa laga terakhir lahir dari keputusan VAR yang berujung pada gol kemenangan. Terakhir, Madrid membungkam Athletic Bilbao dengan skor 1-0 melalui gol penalti Sergio Ramos.
VAR mengeluarkan keputusan memberikan penalti setelah menilai Marcelo telah dilanggar di kotak terlarang. Sementara pengadil di tengah lapangan tetap melanjutkan pertandingan. Bartomue mengatakan VAR telah digunakan tak semestinya.
"Saya menonton pertandingan di Bilbao dan meskipun saya tidak suka mengatakannya, saya akan mengulangi bahwa VAR tidak digunakan sebagaimana mestinya," ujar Bartomeu, kepada Movistar, dilansir dari AS, Senin (6/7).
Baca juga: Ramos Tegaskan Real Madrid tidak Dibantu Wasit
"Sejak sepak bola kembali setelah krisis covid-19 itu tidak sama, yang telah tercermin dalam hasil dan tampaknya seolah-olah selalu memihak tim yang sama. VAR harus ada untuk membantu wasit, tetapi dalam beberapa minggu terakhir semua orang telah dapat melihat itu tidak digunakan secara adil," ungkap Bartomeu.
Bartomeu kian jengkel, karena Madrid saat ini unggul 4 angka atas Barcelona dalam perburuan gelar juara musim ini. Madrid meraih 7 kemenangan beruntun sejak La Liga bergulir. Sementara Barcelona meraih empat kemenangan dan tiga hasil imbang. (AS/OL-14)
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, bereaksi usai kekalahan perdana di La Liga kontra Osasuna. Soroti lambatnya aliran bola hingga status Kylian Mbappe.
Real Madrid menelan kekalahan pertama mereka di La Liga tahun 2026. Simak ulasan kekalahan 2-1 dari Osasuna yang mengancam posisi Los Blancos di puncak klasemen.
Real Madrid bidik kemenangan ke-9 beruntun saat bertandang ke markas Osasuna di El Sadar. Simak prediksi skor, lineup, dan statistik kunci di sini.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
PELATIH Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menilai penggunaan teknologi video assistant referee (VAR) kerap merugikan timnya, karena dianggap terlalu berlebihan.
FIFA akan tetap bekerja sama dengan IFAB untuk mengembangkan protokol VAR, aturan pertandingan, dan persyaratan bagi sebuah kompetisi ingin menggunakan VAR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved