Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menilai penggunaan teknologi video assistant referee (VAR) kerap merugikan timnya. Ia menyoroti keputusan yang diambil berdasarkan VAR dianggap terlalu berlebihan.
Hal itu diutarakannya seusai pertandingan Persebaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11) malam. Menurut Perez, tayangan lambat yang menjadi acuan VAR justru membuat kontak fisik biasa tampak seperti pelanggaran berat.
“Kontak fisik merupakan hal yang wajar dalam sepak bola. Ketika VAR memutar tayangan dalam kecepatan lambat, insiden kecil bisa seperti pelanggaran keras,” ujarnya.
Dia menegaskan tidak bermaksud menyalahkan wasit tetapi menilai penerapan VAR perlu lebih proporsional agar tidak mengubah esensi permainan.
“Saya tidak ingin membahas wasit hari ini, tetapi VAR terlalu sensitif terhadap kontak kecil,” imbuhnya.
Komentar Perez muncul setelah Persebaya harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persik Kediri pada lanjutan Super League.
Hasil itu membuat Bajul Ijo tertahan di peringkat kesembilan dengan 15 poin, sementara Persik naik ke posisi ke-11 dengan 12 poin.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui gol Catur Pamungkas pada menit ke-53 sebelum Francisco Rivera diganjar kartu merah di menit ke-76.
Bermain dengan 10 pemain membuat Persebaya kehilangan momentum hingga akhirnya Persik mampu menyamakan kedudukan di penghujung laga. (H-3)
Laga Persebaya vs Malut United pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 menjadi panggung pembuktian bagi Gali Freitas.
PELATIH Persijap Jepara Divaldo Da Silva Teixeira Alves akui pemainnya tak memanfaatkan peluang. Dalam laga Persebaya vs Persijap, timnya usai kalah telak 4-0 dalam Liga Super League
Asisten pelatih Persebaya Shin Sang-gyu mengapresiasi peningkatan tim meski ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC di Super League.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Laga uji coba itu sekaligus menjadi sarana tim pelatih untuk menilai pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain.
Kekuatan Persebaya Surabaya pada putaran kedua Super League nanti akan bertambah, setelah tiga pemain baru resmi diperkenalkan ke suporter.
Laga Persebaya vs Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 berakhir dengan kemenangan penting bagi tuan rumah.
Laga Persebaya vs Malut United pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 berlangsung dengan tempo tinggi dan sarat duel fisik.
Persebaya vs Malut United berakhir 2-1 di GBT. Gali Freitas mencetak dua gol dan membawa Bajol Ijo naik ke papan atas BRI Super League.
UNTUK pertama kalinya pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memimpin latihan bersama dengan pemain Persebaya, di Lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved