Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pelatih Persebaya Eduardo Perez tak Senang dengan VAR

Dhika Kusuma Winata
08/11/2025 12:33
Pelatih Persebaya Eduardo Perez tak Senang dengan VAR
PELATIH Persebaya Surabaya, Eduardo Perez.(Dok. Instagram Eduardo Perez)

PELATIH Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menilai penggunaan teknologi video assistant referee (VAR) kerap merugikan timnya. Ia menyoroti keputusan yang diambil berdasarkan VAR dianggap terlalu berlebihan.

Hal itu diutarakannya seusai pertandingan Persebaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11) malam. Menurut Perez, tayangan lambat yang menjadi acuan VAR justru membuat kontak fisik biasa tampak seperti pelanggaran berat.

“Kontak fisik merupakan hal yang wajar dalam sepak bola. Ketika VAR memutar tayangan dalam kecepatan lambat, insiden kecil bisa seperti pelanggaran keras,” ujarnya.

Dia menegaskan tidak bermaksud menyalahkan wasit tetapi menilai penerapan VAR perlu lebih proporsional agar tidak mengubah esensi permainan.

“Saya tidak ingin membahas wasit hari ini, tetapi VAR terlalu sensitif terhadap kontak kecil,” imbuhnya.

Komentar Perez muncul setelah Persebaya harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persik Kediri pada lanjutan Super League.

Hasil itu membuat Bajul Ijo tertahan di peringkat kesembilan dengan 15 poin, sementara Persik naik ke posisi ke-11 dengan 12 poin.

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui gol Catur Pamungkas pada menit ke-53 sebelum Francisco Rivera diganjar kartu merah di menit ke-76.

Bermain dengan 10 pemain membuat Persebaya kehilangan momentum hingga akhirnya Persik mampu menyamakan kedudukan di penghujung laga. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya