Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Tim Nasional Indonesia Simon McMenemy menegaskan bahwa pasukannya siap melakoni laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9).
Keyakinan itu terbentuk dari sejumlah persiapan yang telah dilalui termasuk menggambil pelajaran dari hasil pertandingan ujicoba Malaysia dengan Yordania.
"Hari ini kami berlatih untuk menghadapi Malaysia berdasarkan pengamatan dari tiga hingga empat pertandingan terkahir mereka supaya apa yang akan terjadi nanti para pemain siap," terang Simon usai latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (1/9).
Menurut dia, pihaknya telah mendalami kekuatan dan kelemahan lawan perdana di grup G itu seperti dari evaluasi laga terakhir mereka yang takluk dari Yordania di Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Pada laga yang digelar Jumat (30/8) itu, Simon menonton langsung saat tuan rumah kalah 0-1 dari tim tamu.
Baca juga: Badak Lampung Permalukan Macan Kemayoran
"Saya tahu (kekuatan dan kelemahan Malaysia), tapi tidak bisa dijelaskan di sini sebab kalau kita beritahu apa saja yang kita dapat nanti bisa mengubah strategi mereka nanti. Terus kita juga kemarin ke sana ke stadionnya di sana lebih kecil dari SUGBK tapi lebih dekat dengan lapangan jadi lebih bergemuruh suara penontonnya. Saya sudah perkiraan itu," paparnya.
Secara umum, kata dia, strategi yang telah ditetapkan selama latihan telah sesuai dengan kebutuhan melawan Malaysia. Dengan begitu Timnas Garuda siap menghadapi bentuk permainan apapun yang akan diterpakan Harimau Malaya.
Terakhir ia menjelaskan kolaborasi pemain lokal dan asing menambahkan kaya kekuatan timnya sehingga antar pemain bisa saling melengkapi. Termasuk Oktavio Dutra, bek asal Brasil yang selangkah lagi mendapatkan paspor Indonesia membuatnya memiliki lini belakang dengan postur tubuh yang tinggi.
"Manfaat naturalisasi sangat banyak. Saya tidak mengistimewakan pemain asing tapi karena butuh pengalaman mereka yang datang dari berbagai belahan dunia dan bisa diberikan kepada pemain lokal seperti kepada Evan Dimas dan lainnya," pungkasnya. (OL-1)
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Bagi Jose Mourinho, melatih timnas adalah kepingan puzzle yang belum lengkap dalam karier kepelatihannya yang bergelimang gelar.
Pembenahan ini menjadi prasyarat mutlak agar Indonesia memiliki peluang realistis menembus panggung Piala Dunia, setidaknya pada edisi 2034.
Sepp Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan yang sangat kuat bagi para suporter untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka datang langsung ke AS.
Meski tidak menyandang status sebagai tim unggulan utama, Ronald Koeman yakin timnas Belanda mampu berbicara banyak dan mengejutkan di Piala Dunia 2026.
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved