Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) Suhendra meminta agar Satgas Antimafia Bola Polri tidak berhenti pada penetapan tersangka Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono dalam memberantas praktik pengaturan skor pertandingan di Liga Indonesia.
Menurutnya, KPSN sangat percaya sinergi yang dibangun bersama satgas dan sejumlah pihak untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada sepak bola bisa terwujud.
"Yang pasti KPSN dan satgas tidak hanya berhenti di Jodri cs," terang Suhendra saat dimintai keterangan Media Indonesia, melaui pesan WA, Senin (18/2).
Dia menyebutkan, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka hingga saat ini hanya sebatas perantara saja.
"Ini kan baru runner saja, sementara otak pelakunya belum ditangkap," tegas Suhendra.
Oleh karena itu, tambahnya, satgas harus lebih kerja ekstra lagi.
Baca juga: Ini Fokus Pemeriksaan Polisi terhadap Joko Driyono
"Jika kita ingin sepak bola kita bersih dan berprestasi otak pelakunya tangkap dan semua yang terkait," tandas Suhendra.
Seperti diberitakan, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka karena diduga sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor.
Hal itu masih berkaitan dengan dugaan Joko sebagai orang yang memerintah tiga tersangka sebelumnya untuk melakukan perusakan barang bukti.
Selain itu, satgas menggeledah unit apartemen yang dihuni Joko di Apartemen Taman Rasuna Tower 9 lantai 18 di Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2) malam.
Hasilnya, ada 75 item barang bukti yang disita dan setelah diaudit semakin memperkuat bukti penetapan Joko sebagai tersangka.
Joko menjadi tersangka ke-15 dalam kasus dugaan pengaturan skor. Polisi pun masih membuka kemungkinan ada tersangka lainnya di kasus ini. (OL-1)
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Jaksa AS mengungkap skema pengaturan skor besar-besaran di basket perguruan tinggi (NCAA). Melibatkan puluhan pemain dan taruhan hingga ratusan ribu dolar.
Maduka Okoye sebelumnya dituduh sengaja mencari kartu kuning pada laga melawan Lazio pada Maret 2024, yang diduga terkait dengan taruhan senilai 120.000 euro.
Skandal pengaturan skor itu terjadi di dua leg pertandingan kualifikasi Liga Konferensi UEFA musim 2023/2024 antara Arsenal Tivat dan klub Armenia, Alashkert FC, pada Juli 2023.
PELATIH Bali United Stefano Cugurra mengharapkan sanksi keras kepada oknum pelaku untuk mencegah praktik pengaturan skor atau match fixing dalam kompetisi sepak bola tanah air.
Zwayer mengungkapkan dirinya pernah mendapatkan ancaman pembunuhan sejak Jude Bellingham mengkritik kepemimpinannya dalam laga Bundesliga antara Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen.
Dugaan terhadap adanya pengaturan pertandingan di liga sepak bola Indonesia di setiap tingkatan mulai Liga 1, Liga 2 dan seterusnya kerap terdengar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved