Jumat 16 November 2018, 09:31 WIB

Momentum Menyakitkan bagi Enrique

Satria Sakti Utama | Sepak Bola
Momentum Menyakitkan bagi Enrique

AFP
Momentum Menyakitkan bagi Enrique

 

LUIS Enrique menjalani debut sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Spanyol dengan teramat manis. Tiga kemenangan dengan nilai prestise tinggi didapatkan dengan cara yang mengagumkan.

Langkah pertama Enrique diawali dengan mempermalukan Inggris di depan pendukungnya dengan skor 1-2 pada awal September lalu. Selang beberapa hari kemudian, Spanyol menggunduli tamunya Kroasia pada laga kedua Liga Negara UEFA (UNL) dengan skor telak 6-0. Sebagai pemanisnya, Enrique juga berhasil membawa timnya menaklukan Wales dengan angka besar, yakni 4-1.

Akan tetapi, rentetan hasil positif tersebut tiba-tiba terhenti di Sevilla pada pertengahan Oktober lalu. 'The Three Lions'--julukan Inggris-- sukses membalas dendam kekalahan di laga pertama UNL dengan kemenangan 2-3. Kekalahan lantas menjalar kala Spanyol mengunjungi Zagreb pada Jumat (16/11) dini hari WIB. Spanyol lagi-lagi menyerah dari lawannya dengan skor sama.

Dua kekalahan ini membuat pamor Enrique merosot. Eks pelatih Barcelona ini pun diragukan kapasitasnya untuk mengangkat kembali prestai Sergio Ramos dkk pascakegagalan di Piala Dunia 2018 lalu.

Baca juga: Jedvaj Cetak Dua Gol, Kroasia Kalahkan Spanyol

Ditambah lagi, kans Spanyol untuk lolos ke babak semifinal UNL semakin menipis. Mereka harus menanti hasil laga terakhir antara Timnas Inggris kontra Kroasia pada Minggu (18/11) dini hari. Jika laga kedua tim berakhir seri, Spanyol akan melenggang ke partai selanjutnya. Jika skenario lain yang terjadi, langkah Spanyol dipastikan terhenti di fase grup.

Seusai laga melawan Kroasia, Enrique berceloteh dengan menyebut kekalahan yang diterima anak asuhnya merupakan bagian dari sepak bola yang terasa tidak adil. 'La Furia Roja'--julukan Spanyol-- hampir unggul segalanya dari sang lawan. Baik penguasaan bola hingga akurasi umpan. Namun, hasilnya nihil.

"Kami dua kali menyamakan skor dan pantas mendapatkan sesuatu dari itu. Kami memiliki peluang membentur mistar dan sejumlah peluang terbuka lain untuk mencetak gol, tapi bola tidak masuk. Saya tidak berpikir sepak bola adil untuk kami malam ini," tutur Enrique.

Tidak ada gol tercipta sebelum Andrej Kramaric merobek gawang David De Gea di menit ke-54. Setelahnya, intensitas permainan semakin meninggi dan saling berbalas gol pun tidak terhindarkan. Gelandang Spanyol Dani Ceballos membuat skor imbang 1-1 hanya berselang dua menit dari gol pembuka.

Bek sayap Kroasia Tin Jedvaj membawa Kroasia kembali unggul dengan sundulan kepalanya di menit ke-69. Namun, Spanyol lagi-lagi menyamakan skor berkat penalti Sergio Ramos sembilan menit kemudian.

Tapi perlawanan Spanyol harus pupus di masa perpanjangan waktu, Jedvaj yang berlari dari belakang berhasil menyambut bola muntah yang ditepis De Gea sekaligus menutup pertandingan menjadi 3-2.

"Babak kedua yang luar biasa ditunjukkan kedua tim. Ini menunjukkan grup ini sangatlah sulit. Kamj tak berharap dengan dua kekalahan ini, tapi kami masih memiliki peluang jika di laga terakhir Kroasia dan Inggris berakhie seri. Kami akan lolos," imbuhnya. (footballespana/OL-2)

Baca Juga

AFP

Julian Nagelsmann Absen Dampingi Munchen Akibat Positif Korona

👤Ant 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 23:16 WIB
Ia tidak bisa memimpin timnya saat menang 4-0 melawan Benfica dalam pertandingan Liga...
AFP

Benzema Tertarik Akhiri Karier Di MLS

👤Widhoroso 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 22:55 WIB
Karim Benzema mengatakan dirinya suka Amerika Serikat. Ia menilai kompetisi sepak bola di Amerika Serikat semakin...
AFP

Hati Ansu Fati Berada Di Barcelona

👤Widhoroso 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 22:16 WIB
BINTANG muda Spanyol, Ansu Fati baru saja memperbarui kontraknya di Barcelona. Fati berkomitmen hingga 2027 dan dengan klausul pelepasan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sukses PON Papua 2021 Pemerataan Pembinaan di Seluruh Pelosok Negeri

Sukses prestasi ditandai dengan tercipta banyak rekor meski penyelenggaraan multiajang olahraga terakbar Tanah Air itu digelar di masa pandemi covid-19.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya