Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ARUS mudik lebaran memasuki sejumlah daerah di Jawa Tengah meningkat Sabtu (22/3), pemudik harus berhati-hati karena hujan sedang-lebat mengguyur, Wakil Gubernur Jawa Tengah meminta warga menjadi tuan rumah yang baik dan menyambut pemudik dengan ramah.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (22/3) sejak dini hari ratusan kendaraan pemudik sudah terlihat memasuki sejumlah daerah di Jawa Tengah baik melalui Jalan Tol Trans Jawa Breves-Semarang dan Semarang-Solo, jalan nasional Pantura Brebes-Rembang serta Semarang-Blora serta Semarang-Solo/Yogyakarta.
Meskipun hingga siang terlihat kendaraan mengalir di ruas tol terlihat lancar, namun di jumlah ruas jalan Pantura terasa padat hingga kendaraan pemudik baik roda empat dan dua harus mengurangi kecepatan seperti di kota Pekalongan, Batang, Kendal, hingga Semarang, bahkan memasuki siang hujan sedang-lebat yang mulai mengguyur sejumlah daerah di Pantura membuat pemudik harus berhati-hati.
"Arus mudik mulai meningkat di ruas jalan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, diminta agar pemudik lebih berhati-hati karena cuaca yakni hujan mengguyur," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sembodo Sabtu (22/3).
Direktur Lalulintas Polda Jawa Tengah Kombes Sonny Irawan mengatakan selain intensitas hujan yang masih tinggi selama berlangsung arus mudik lebaran, pemudik juga diminta waspada terhadap belasan ruas jalan di Jawa Tengah rawan banjir terutama di Kabupaten Demak dan Grobogan, karena daerah tersebut banjir disebabkan air laut pasang (Rob).
Memasuki arus mudik ini, ungkap Sonny Irawan, ribuan petugas kepolisian tejah disiapkan di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama untuk pengamanan dan kelancaran arus kendaraan di jalur mudik. "Saat ini kita mempersiapkan one way (satu arus) nasional dan one way lokal (dalam Kota Semarang) untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kendaraan di ruas tol," tambahnya.
Sementara itu menurut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bahwa pada lebaran Idul Fitri ini, diperkirakan ada 17,9 juta pemudik yang akan masuk Jawa Tengah dengan 1,8 juta kendaraan yang melintas baik itu melalui ruas jalan Tol Trans Jawa maupun jajan nasional, provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Tengah.
"Arus mudik lebaran telah dimulai, saya minta warga Jawa Tengah dapat menjadi tuan rumah yang baik dan menyambut pemudik lebaran dengan ramah," ujar Taj Yasin Maimoen.
Di sisi lain pemandangan puluhan pemudik bersepeda motor tampak berteduh akibat diguyur hujan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), warung dan pertokoan di sepanjang Pantura Pekalongan-Batang. "Saya masuk Pekalongan huhanbturun, sehingga berteduh dulu di sini," kata Antok,30, pemudik bermotor dari Bekasi tujuan Ungaran saat ditemui di SPBU Tirto, Kota Pekalongan.
Hal serupa juga diungkapkan Wahyudi,28, pemudik berkendaraan roda dua tampak berteduh di Pasar Sentono, Kota Pekalongan, akibat guyuran hujan terpaksa berteduh sementara, apalagi selain berboncengan dengan istri dan anak balita juga membawa barang kebutuhan seperti pakaian. "Kami berangkat dari Jakarta timur sejak habis sahur, jika lancar nanti sore sudah sampai rumah orang tua di Kendal," tambahnya.
Ditanya tentang memanfaatkan valet and rider secara gratis yang disediakan untuk mengangkut kendaraan roda dua, sejumlah pemudik dengan sepeda motor menolak, karena selain ribet harus mengambil kendaraan di Kota Semarang, juga harus mengeluarkan ongkos kendaraan umum saat motor diangkut fasilitas tersebut. "Ribet, dari awal sudah diniati naik motor sampai rumah dan ongkos naik bus untuk beli bensin lebih murah," kata Wibowo,22, pemudik tujuan Salatiga. (H-2)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mengumumkan diskon tarif tiket kereta api sebesar 30% yang akan mulai dijual pada sore ini, Selasa (10/2).
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved