Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BELANJA masyarakat Indonesia pada saat menjelang Idul Fitri biasanya akan meningkat, dari mulai tiket mudik, baju baru, hingga untuk aneka makanan saat lebaran. Jika tanpa perencanaan yang matang, pengeluaran lebaran akan membuat keuangan keluarga menjadi tekor.
Dosen Departemen Ilmu Ekonomi-Fakultas Ekonmoika dan Bisnis UGM, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D., memberi tips cara mengelola keuangan saat lebaran agar pengeluaran tetap sehat.
Akbar menjelaskan, fenomena tersebut adalah hal yang wajar dari sisi agama dan sisi budaya. Hanya saja, diperlukan perencanaan yang baik agar keuangan tetap sehat sebelum dan setelah lebaran.“Perlu dipikirkan secara sungguh-sungguh barang apa saja yang akan kita belanjakan dan sumber pendapatannya dari mana saja,” terang dia dalam siaran pers dari Humas UGM, Senin (17/3).
Akbar berpandangan dalam mengelola keuangan penting untuk memiliki perencanaan belanja dan mengatur skala prioritas. Sebelum merancang pengeluaran, kita perlu melakukan skala kebutuhan yang sungguh diperlukan.
"Jika perlu membuat list kebutuhan yang urgent dan yang less urgent. Berapa kebutuhan, diurutkan dari yang paling wajib dibeli hingga yang bisa ditunda," ungkap dia.
Kehadiran fitur pembayaran digital serta pay later, kata Akbar, bisa menjadi salah satu faktor meningkatnya keinginan masyarakat untuk berbelanja. Kemudahan pembayaran tersebut pada akhirnya berujung pada perilaku impulsive buying.
Padahal dalam perencanaan keuangan menjelang lebaran ini juga mencakup pengeluaran yang dianjurkan oleh agama, yaitu bersedekah. Meski sedekah tidak bersifat wajib, bagi umat Islam diharapkan bisa mengalokasikan pengeluaran yang tidak krusial untuk sedekah.
"Karenanya jangan belanja ketika sedang lapar, baik lapar fisik maupun lapar pikiran. Mencari promo itu tidak apa-apa, tetapi jika tidak butuh mengapa harus membeli?" kata dia.
Ia juga mengingatkan, penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) bisa membuat kita untuk berbelanja hal-hal yang relatif tidak krusial. “Jangan sampai kita menggunakan tabungan untuk membeli hal-hal yang tidak mendesak karena sifat THR itu sebagai tunjangan untuk merayakan hari raya. Jadi, perlu berhati-hati untuk menghitung perencanaan keuangan,” ucapnya.
Begitu pula bagi mahasiswa, yang belum memiliki pendapatan sendiri dan masih mengandalkan uang bulanan dari orang tua, mereka perlu menyesuaikan dengan kemampuan finansial orang tua. Mahasiswa tentunya juga perlu membuat perencanaan belanja agar pengelolaan keuangan berjalan dengan baik.(H-2)
Kemendukbangga/BKKBN pun berupaya untuk menguatkan keluarga di Idulfitri 1447 Hijriah dengan menggelar 69 posko mudik
GUBERNUR Sulawesi Tengah Anwar Hafid menekankan pentingnya menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat persatuan, keikhlasan, dan solidaritas sosial.
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Sejumlah warga tetap berolahraga meski HBKB ditiadakan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Pelajari strategi alokasi THR 2026 agar kebutuhan Lebaran terpenuhi tanpa mengganggu keuangan pasca-Lebaran. Gunakan metode 75:15:10, bayar kewajiban dan sisihkan dana darurat.
Jika ingin membeli barang, Raditya Dika akan membiarkan keinginan itu mengendap semalaman karena dapat berubah di keesokan hari.
KOMISI VIII DPR RI tengah membahas revisi Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah serta Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji.
Bedakan kebutuhan vs keinginan! Panduan praktis ini bantu Anda kelola keuangan, prioritaskan kebutuhan, dan capai tujuan finansial.
BTN mencatatkan laba bersih sebesar Rp904 miliar pada kuartal pertama 2025, mengalami kenaikan sebesar 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
Pelajari dasar akuntansi keuangan, kunci pengelolaan finansial efektif. Kuasai laporan keuangan, analisis, dan pengambilan keputusan bisnis yang cerdas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved