Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Anti-Kanker! Trik Kelola THR 2026 Agar Tabungan Tetap Gemuk Pascamudik

Cahya Mulyana
22/2/2026 00:00
Anti-Kanker! Trik Kelola THR 2026 Agar Tabungan Tetap Gemuk Pascamudik
ilustrasi.(Antara)

MOMEN menerima Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi angin segar bagi para pekerja menjelang Idulfitri. Namun, tanpa perencanaan yang matang, uang tambahan ini sering kali "numpang lewat" dan habis dalam sekejap untuk keperluan konsumtif. Padahal, menjaga kesehatan finansial pasca-lebaran sangat penting agar Anda tidak terjebak dalam kesulitan keuangan di bulan berikutnya. Dengan strategi alokasi yang tepat, Anda tetap bisa menikmati hari raya tanpa harus menguras seluruh isi dompet.

 

Peringatan Finansial:

Hindari fenomena "Kaya Mendadak, Miskin Kemudian". Pastikan pengeluaran Lebaran Anda tidak mengganggu dana operasional untuk bulan berikutnya.

Memahami Skala Prioritas Penggunaan THR

Langkah pertama dalam mengelola THR adalah menentukan skala prioritas. Di tahun 2026, literasi keuangan menekankan pentingnya memisahkan antara kewajiban, kebutuhan, dan keinginan. Kewajiban seperti Zakat Fitrah, Zakat Maal, serta pembayaran utang atau cicilan harus menjadi urutan pertama. Setelah itu, barulah dialokasikan untuk kebutuhan Lebaran seperti biaya mudik, hidangan hari raya, dan angpao untuk keluarga.

Metode Alokasi Ideal 75:15:10

Para perencana keuangan menyarankan rumus sederhana namun efektif untuk mengunci pengeluaran THR agar tidak bocor:

  • 75% untuk Kebutuhan Hari Raya: Termasuk transportasi mudik, akomodasi, konsumsi, dan berbagi kebahagiaan (angpao) dengan kerabat.
  • 15% untuk Kewajiban & Tabungan: Gunakan porsi ini untuk melunasi cicilan jangka pendek atau menambah saldo tabungan rutin.
  • 10% untuk Dana Darurat/Investasi: Sisihkan sebagian kecil untuk instrumen aman seperti Emas Antam atau reksa dana pasar uang yang likuid.

People Also Ask: Tips Keuangan Lebaran 2026

Kapan waktu terbaik untuk menukar uang baru untuk THR?

Bank Indonesia biasanya membuka layanan penukaran melalui program SERAMBI sejak awal Ramadan. Sebaiknya lakukan reservasi online melalui platform resmi lebih awal untuk menghindari antrean panjang.

Berapa persen THR yang boleh digunakan untuk belanja baju baru?

Idealnya, anggaran untuk keinginan seperti baju baru atau gadget tidak melebihi 10-15% dari total THR. Fokuslah pada fungsi dan kebutuhan daripada sekadar mengikuti tren sesaat.

Bagaimana cara mencegah pengeluaran membengkak saat mudik?

Buatlah anggaran harian selama di kampung halaman. Gunakan Mata Uang Rupiah secara tunai secukupnya dan manfaatkan aplikasi pembayaran digital untuk memantau histori pengeluaran secara real-time.

Pos Pengeluaran Contoh Kebutuhan
Kewajiban Zakat Fitrah, Zakat Maal, Melunasi Utang.
Kebutuhan Lebaran Tiket Mudik, Bensin, Bahan Makanan, Angpao Keluarga.
Masa Depan Top-up Dana Darurat, Investasi Emas, Reksa Dana.

Checklist Pengelolaan THR yang Bijak

  • Bayar Zakat dan kewajiban agama segera setelah THR cair di tangan.
  • Pisahkan dana mudik dalam rekening berbeda agar tidak tercampur belanja harian.
  • Siapkan dana cadangan untuk biaya tak terduga pasca-lebaran (seperti servis kendaraan).
  • Hindari penggunaan fitur "Paylater" untuk kebutuhan konsumtif selama Idulfitri.
  • Sisihkan minimal 10% untuk investasi jangka panjang sebagai bentuk proteksi aset.

Kesimpulan

Mengatur uang THR bukan berarti Anda tidak boleh bersenang-senang di hari kemenangan. Kuncinya adalah disiplin pada anggaran yang telah dibuat sebelumnya. Dengan menyisihkan sebagian untuk masa depan, Anda telah membangun "tameng" finansial yang kuat, sehingga setelah euforia Lebaran usai, kondisi keuangan Anda tetap stabil dan terjaga.

(Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya