Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Dalam Islam, puasa disebut "Shaum", yang berarti menahan diri.
Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam, sehingga penting untuk menjaga hidrasi agar tidak cepat haus.
Pastikan minum 8 gelas air dalam pola 2-4-2:
Makan buah & sayur yang kaya air seperti semangka, timun, tomat, jeruk, dan selada saat sahur & berbuka.
Makanan asin & pedas (seperti gorengan, mie instan, atau makanan berbumbu kuat) dapat membuat tubuh lebih cepat haus.
Hindari kopi, teh, dan soda karena bersifat diuretik (memicu buang air kecil lebih sering), sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Minuman tinggi gula seperti teh manis atau sirup bisa menyebabkan dehidrasi karena gula menyerap cairan dalam tubuh.
Makanan kaya serat (oatmeal, kurma, roti gandum) dan protein (telur, ikan, ayam) membantu tubuh menyimpan air lebih lama.
Kurang tidur bisa menyebabkan tubuh lebih cepat lemas dan haus, jadi usahakan tidur 6-8 jam per hari.
Hindari olahraga berat atau aktivitas fisik yang menguras keringat terlalu banyak saat puasa.
Bernapas lewat mulut bisa membuat tenggorokan kering lebih cepat, jadi biasakan bernapas melalui hidung.
Jika bibir terasa kering, gunakan lip balm atau pelembap bibir agar tidak terasa haus akibat bibir pecah-pecah.
Berada di bawah sinar matahari terlalu lama bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Usahakan tetap di tempat yang sejuk.
Air kelapa adalah minuman alami yang mengandung elektrolit untuk membantu menjaga hidrasi tubuh lebih lama.
Agar tidak mudah haus saat puasa, minumlah cukup air, konsumsi makanan kaya air, dan hindari makanan asin, manis, serta berkafein. Dengan menjaga pola makan dan aktivitas, puasa jadi lebih lancar tanpa dehidrasi. (Z-4)
Memasuki bulan suci Ramadan, banyak individu menjadikan momentum ini sebagai titik balik untuk memulai perubahan positif.
Menjaga kehangatan dan daya tahan tubuh jadi hal penting selama bulan suci, salah satunya dengan bahan alami yang manfaatnya telah dikenal turun-temurun seperti jahe merah.
Berbuka dengan gorengan menyebabkan asupan lemak menjadi berlebih. Dampaknya tidak main-main karena organ tubuh dipaksa bekerja ekstra keras secara tiba-tiba.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Konsumsi gorengan, kolak, atau berbagai makanan tinggi gula dan lemak secara berlebihan saat berbuka justru dapat meningkatkan asupan kalori yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved