Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DI momen Ramadan,, grup band Wali kembali merilis single religi yang bertajuk Pulang (Robbighfirlii) dengan sentuhan musik rock.
"Ini sangat berbeda dari lagu-lagu religi Wali sebelumnya. Konsep musik, termasuk temanya, yaitu kembali kepada Allah SWT. Harapan Wali tentu saja semoga menjadi inspiring di bulan Ramadan dan seterusnya," kata gitaris Wali, Apoy dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (20/3)
Bulan Ramadan seakan identik dengan Wali band. Wali merupakan satu di antara sedikit band di Indonesia yang tidak pernah absen merilis single religi setiap menjelang bulan Ramadan. Begitu juga dengan Ramadan tahun ini.
Baca juga : Angger Bayu Aji Siapkan Lagu untuk Ramadan
Sedikit berbeda dari single-single religi Wali sebelumnya, Pulang (Robbighfirlii) memiliki sentuhan musik rock di dalamnya.
Baca juga : Nutrisi Seimbang, Kunci Sehat Puasa Ramadan
Grup band yang digawangi oleh Apoy (gitar), Faank (vokal), Tomi (drum), dan Ovie (keyboard) itu mencoba memadukan sebuah ajakan untuk kembali kepada Allah di dalam lagu religi dengan konsep musik rock.
Secara garis besar, single ini bercerita soal setiap manusia yang mungkin saja keluar dari garis ketetapan Allah. Namun, sebagai Tuhan Yang Maha Pengampun, sesungguhnya Allah selalu menginginkan hambanya untuk kembali pulang atau bertaubat.
"Sebesar apa pun dosa kita, lebih besar lagi rahmat ampunan Allah Sang Penyayang. Allah merindukan kita untuk pulang (bertaubat)," kata Apoy.
Baca juga : Ini Tips Lancar Berpuasa Bagi Ibu Menyusui
Single religi Pulang (Robbighfirlii) milik Wali dipersiapkan untuk menjadi lagu tema sinetron Ramadan berjudul Tempat Kembali Pulang yang tayang di kanal televisi RCTI.
Untuk penggarapan video musik single Pulang (Robbighfirlii), Wali memilih konsep minimalis. Mereka ingin lirik dan musik yang lebih keras (dalam hal ini rock) di single tersebut dapat lebih mudah tersampaikan kepada pendengarnya.
Dalam video musik tersebut, Sutradara Priscilla Citra dari Rupa Creative Studio menampilkan para personel Wali yang mengenakan kostum ala rocker.
Baca juga : Ini Frekuensi Minum Kopi dan Teh Agar tidak Mengganggu Puasa Anda
Dengan menggandeng satu model anak muda (Zhafari), sutradara berusaha menampilkan warna-warna gelap atau gotik yang terlihat dominan dalam video klip berdurasi lebih dari empat menit itu.
Pada Ramadan 2024 ini, single Wali yang berjudul Setia Jujur dan Taqwa (SEJUTA) kembali menjadi sound pilihan para pengguna media sosial Indonesia, terutama di TikTok. Tren yang sama juga terlihat di media streaming Spotify dan YouTube.
Single dengan konsep musik ala Minang, Sumatera Barat itu masuk dalam album Aku Bukan Bang Toyib, yang dirilis Wali pada 2011.
Single tersebut menceritakan tentang sebaik-baiknya standar memilih pasangan hidup adalah mereka yang setia, jujur, dan takwa. (Ant/Z-1)
SUKU Dinas Sosial Jakarta Selatan menyampaikan bahwa anggapan besarnya peluang ekonomi di Ibu Kota menjadi salah satu pemicu kedatangan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Tjandra Yoga Aditama (PDPI) mengungkap alasan mengapa Ramadan adalah waktu terbaik berhenti merokok. Simak 7 tips medis untuk lepas dari kecanduan.
Leeds United angkat bicara terkait aksi ejekan suporter saat jeda Ramadan di laga melawan Man City. Manajer Daniel Farke sebut adanya kesalahpahaman di stadion.
Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) menggelar kegiatan sosial bertajuk Berbagi Tanpa Batas.
Syekh Abdul Muhyi merupakan ulama penyebar Islam di kawasan Pamijahan Tasikmalaya, Jawa Barat, dan sekitarnya.
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved