Kamis 06 Mei 2021, 21:54 WIB

Jelang Lebaran PT BNI Sediakan Uang Tunai Rp12,9 Triliun

Mediaindonesia.com | Ramadan
Jelang Lebaran PT BNI Sediakan Uang Tunai Rp12,9 Triliun

Antara
Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran valuta asing di Jakarta.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyediakan uang tunai Rp12,9 triliun per minggunya jelang perayaan Lebaran tahun ini atau meningkat tujuh persen dibandingkan uang tunai yang disediakan perseroan tahun sebelumnya.

Baca juga : Hingga Akhir Tahun, Rupiah Diprediksi Rp14.200 per US$

"Kalau kita bicara mengenai kebutuhan kas, kebutuhan uang tunai, kita selalu memperkirakan membuat proyeksi dalam periode empat mingguan jelang hari lebaran, dimana dalam empat minggu ini kebutuhan kas akan meningkat jelang Idul Fitri. Tahun ini selama empat minggu rata-rata per minggunya kebutuhannya Rp12,9 triliun menuju hari H-nya 13 Mei. Prediksi tersebut naik sebesar tujuh persen dibandingkan persiapan kita tahun lalu," kata Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI YB Hariantono saat buka puasa bersama secara virtual di Jakarta, Kamis (6/5).

Hariantono menjelaskan, alokasi kebutuhan kas tersebut terbagi menjadi dua bagian besar yaitu pengambilan tunai di kantor cabang dan pengambilan tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Menurut Hariantono, penarikan tunai di ATM akan dominan sekali dibandingkan penarikan di kantor cabang.

"Penarikan di ATM sekitar Rp8,57 triliun, di cabang Rp4,3 triliun. Kalau kita buat persentase mungkin plus minus 70-30, jadi akan dominan pengambilan tunai di mesin-mesin ATM kita," ujar Hariantono.

Ia mengatakan, dengan 17.500-an ATM milik emiten berkode saham BBNI itu, kebutuhan uang tunai nasabah selama lebaran dapat terpenuhi dan terlayani dengan baik. Pada 2021, Hariantono juga memprediksi tren penggunaan ATM oleh nasabah akan lebih besar dibandingkan kebutuhan di kantor cabang.

"Jadi ini juga in line masyarakat kita semakin lama semakin melek ke electronic channel, menggunakan channel digital untuk transaksi perbankan. Meski tidak sesuatu perubahan yang sangat signifikan, tapi kita lihat transformasi ini terjadi, kebutuhan cash masih ada tapi masyarakat sudah preference gunakan channel ATM," kata Hariantono.

Terkait sebaran kebutuhan tunai di wilayah Jakarta dan wilayah non Jakarta. Sebaran pemakaian uang tunai dinilai akan dominan di luar wilayah Jabodetabek yaitu hingga 81 persen, sedangkan Jabodetabek hanya 19 persen. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

Dok. Amy Maulana

Takbir dan Salawat Bergema Sambut Idul Fitri di Dagestan Rusia

👤Humaniora 🕔Senin 17 Mei 2021, 08:00 WIB
Tradisi lebaran masyarakat muslim Dagestan yang unik adalah mengunjungi keluarga atau tetangga yang tahun ini berduka ditinggalkan mati...
ANTARA/ADENG BUSTOMI

Ketupat Lemak, Menu Wajib Lebaran di Kubu Raya

👤Humaniora 🕔Jumat 14 Mei 2021, 10:31 WIB
Ketupat lemak merupakan beras ketan yang dimasukkan ke dalam daun kelapa yang sudah di anyam. Beda dengan ketupat, pada umumnya ketupat...
Antara

Ketua DPR: Idulfitri Momentum Perkuat Solidaritas

👤Putra Ananda 🕔Kamis 13 Mei 2021, 13:59 WIB
Apalagi saat pandemi covid-19, menurut Puan penting untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara di sekeliling kita. Terutama mereka yang...

RENUNGAN RAMADAN

TAFSIR AL-MISHBAH

2021-06-23

JADWAL IMSAKIYAH
Rabu, 23 Jun 2021 / Ramadan 1442 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:37 WIB
Subuh : 04:47 WIB
Terbit : 06:01 WIB
Dzuhur : 11:55 WIB
Ashar : 15:17 WIB
Maghrib : 18:02 WIB
Isya : 18:58 WIB

TAUSIYAH