Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi menguat pada level Rp14.100-14.200 hingga akhir tahun. Saat ini, rupiah berada di level Rp14.407 per dolar AS.
Analis Fixed Income PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono menyebut ada dua faktor yang menyebabkan penguatan rupiah. Pertama, penurunan bunga imbal hasil obligasi AS atau yield US Treasury.
“Tentu ekspektasi yield industri masih bisa pembalikan arah ke level yang lebih rendah, dibanding kondisi sekarang,” ujar Dhian dalam seminar virtual, Kamis (6/5).
Baca juga: Ekonomi RI Kuartal II 2021 Diprediksi Tumbuh Lebih Tinggi
Lebih lanjut, dia menyoroti faktor lain yang mendorong penguatan rupiah ialah kebijakan Bank Sentral AS atau The Fed. Sebab, hal itu membuat kekhawatiran pasar lebih rendah.
“Sehingga, kekhawatiran (kebijakan) The Fed itu lebih rendah. Lalu meminati instrumen market, terutama rupiah itu bisa terjadi di akhir tahun,” imbuhnya.
“Kemungkinan rupiah bergerak di kisaran Rp14.100-14.200 sampai akhir tahun,” tutup Dhian.(OL-11)

Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved