Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
RAMADAN 1442 hijriah tahun ini di Kalimantan Selatan merupakan tahun kedua tanpa kemeriahan gelaran even pusat jajanan bulan Ramadan (Ramadhan Cake Fair) akibat pandemi covid 19. Namun stand-stand penjualan jajanan (wadai) khas Banjar yang dibangun pedagang musiman tetap ramai diserbu warga.
Setiap sore menjelang berbuka, ratusan bahkan ribuan stand wadai yang tersebar di tepi jalan, komplek perumahan dan pertokoan hingga ke dalam gang menjadi lokasi ngabuburit warga. Seperti di kawasan Jalan Cemara Raya Kompleks Perumnas Kayu Tangi Banjarmasin berdiri puluhan stand wadai khas Banjar yang hanya muncul setiap ramadhan.
Salah satu stand yang menjual aneka wadai khas Banjar adalah stand atau kios milik Atus. Aneka wadai yang dijual antara lain amparan tatak pisang, sari muka lakatan, sari muka hijau, sari pengantin, putri selat, lapis india, lapis hula hula, kue lam, nangka susun, pisang sagu, keraraban dan tentunya wadai bingka.
"Setiap sore kami berjualan di Jalan Cemara Raya depan Puskesmas," ujar Akhmad Ariffin, suami Hj Atus, Rabu (28/4).
Kue-kue basah khas Banjar ini merupakan bikinan Atus dengan memperkerjakan beberapa warga sekitar rumahnya. Atus sendiri hanya berjualan selama bulan Ramadan saja. Setiap hari ada sekitar 30 buah loyang (ceper) aneka wadai yang diproduksi mulai jam 5 pagi hingga menjelang siang. Wadai-wadai ini dikukus menggunakan 15 buah kompos gas selama 2-3 jam. Sedangkan persiapan berupa penyediaan bahan baku pembuatan wadai dilakukan dua bulan sebelum Ramadan karena beberapa bahan baku harus dicari ke pelosok kabupaten.
"Jauh-jauh hari kita harus menyiapkan bahan baku seperti gula aren, kelapa dan bahan alami lainnya yang kita cari ke beberapa kabupaten," kata Atus yang berjualan wadai sejak 1985.
baca juga: Pernik Ramadan
Karena sudah cukup terkenal Atus memiliki langganan konsumen tetap termasuk memasok untuk keperluan berbuka mesjid. Para pembeli langganan banyak yang memesan terlebih dahulu dan kemudian mengambil pesanan di rumah produksi.
Harga jual wadai rata-rata Rp15 ribu perpotong atau 1/16 loyang. Harga per loyangnya sebesar Rp240 ribu. Khusus untuk wadai bingka dijual seharga Rp40 ribu. Mengikuti perkembangan zaman dan anjuran pemerintah, wadai produksi Atus juga dipasarkan secara online melalui media sosial yang dikelola anaknya. (OL-3)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Menurut bu Pri, keunikan dari gudeg mercon dibandingkan dengan beberapa jenis gudeg lainnya terletak pada oseng merconnya.
Berbeda dengan Dubai Chocolate berupa cokelat batangan berisi krim pistachio dan tahini, Dubai Chewy Cookie tampil seperti marshmallow cokelat dengan bagian luar yang lembut.
Momen berbuka puasa semakin spesial dengan penawaran harga Rp198,000 nett/pax dengan promo spesial Pay 4 Get 5 spesial pada periode 18-24 Februari 2026.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Penghargaan Dua Bintang selanjutnya diberikan kepada Hakuryu (Jakarta), Kiwami (Jakarta), dan II YAWARA (Jakarta).
Para tamu diundang untuk menikmati Iftar Buffet Dinneristimewa dengan menu tematik Indonesia seperti Lamb Ouzi, Ta’jil Island, serta ragam hidangan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved