Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGKHATAMKAN bacaan Alquran sejumlah 30 juz, 114 surah dan 6666 ayat merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, terlebih saat bulan Ramadan yang berlimpah kebaikan. Dengan mengumpulkan seluruh anggota keluarga, momen khatam Alquran diyakini akan memberikan berkah kepada seluruh anggota keluarga.
Hal itu seperti yang dilakukan oleh sahabat Rasulullah SAW, yakni Anas bin Malik yang mengajak keluarganya saat akan mengkhatamkan Alquran.
Diriwayatkan Darimi dari Tsabit al-Bunnani, dia berkata bahwa Anas bin Malik jika sudah hampir mengkhatamkan Alquran pada malam hari, beliau menyisakan sedikit hingga ketika subuh. Lalu, beliau mengumpulkan keluarganya dan mengkhatamkannya bersama mereka.
Untuk bisa mengkhatamkan Alquran selama Ramadan tepat waktu, Kepala Unit Percetakan Alquran, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Jamaluddin M Marki memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut ini tipsnya seperti dikutip dari laman Kementerian Agama.
1. Gunakan sistem target
Terapkan sistem target dengan menjadikan jumlah juz dalam mushaf Alquran sebagai patokan. Setiap satu juz berisikan 11 lembar atau 22 halaman. Jika 1 hari dibaca 1 juz dalam sebulan akan khatam. Jadi target yang harus dicapai adalah membaca 1 juz setiap hari.
2. Bagi jumlah lembar
Apabila dirasakan berat untuk menamatkan 1 juz di satu waktu, misalnya ba’da tarawih/atau ba’da Subuh, pilihan lainnya adalah membagi jumlah lembar dalam 1 juz kemudian dibaca setiap selesai shalat wajib.
Jamaluddin menyampaikan, mushaf Alquran yang umum beredar di Indonesia, rata-rata dalam 1 juz terdapat 9-10 lembar (ada juga yang lebih). Jika dalam juz pertama terdapat 10 lembar, kemudian dibagi dengan 5 (waktu shalat), maka tiap selesai shalat hanya akan membaca 2 lembar saja.
"Lebih enteng bukan?" ucap Jamaluddin.
3. Gunakan jumlah lembar (halaman)
Jumlah halaman pada mushaf Alquran berbeda-beda. Sebagai contoh, kata Jamaluddin, mushaf Alquran Standar Indonesia (MSI) yang di cetak oleh Unit Percetakan Alquran Kementerian Agama memiliki 604 halaman. Agar bisa khatam hingga akhir bulan Ramadan, kata dia, maka setiap hari harus membaca 21 atau 22 halaman.
"Ini bisa dibaca dengan variasi waktu kapan pun dalam 1 hari tersebut, dengan target 21 halaman per hari. Jika tidak bisa menyelesaikan 11 lembar (21 halaman) sekaligus, sebaiknya bawa selalu mushaf Alquran (atau gunakan aplikasi Alquran Digital) dan manfaatkan waktu-waktu luang," tuturnya.
4. Semakin banyak semakin bagus
Untuk kaum perempuan yang mengalami menstruasi, Jamaluddin menyarankan agar membaca Alquran lebih dari 1 Juz perhari sebagai simpanan ketika masa haid datang. "Misalkan 1,5-2 Juz. Semakin banyak semakin bagus. Ini bisa menjadi simpanan, jika siklus menstruasi itu datang," katanya.
"Kuncinya sebenarnya lebih kepada niat masing-masing individu. Jika memang berniat betul-betul ingin mengkhatamkan Alquran, dengan izin Allah pasti bisa tercapai. Semakin banyak lagi halaman Alquran yang bisa dibaca, otomatis bisa lebih cepat mengkhatamkan Alquran,” pungkas Jamaluddin. (H-2)
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved