Senin 12 April 2021, 14:05 WIB

Ganjaran bagi yang Berbahagia Sambut Ramadan

Syarief Oebaidillah | Ramadan
Ganjaran bagi yang Berbahagia Sambut Ramadan

Antara/Mohammad Ayudha.
Petugas kebersihan membersihkan lantai masjid saat kegiatan bersih-bersih di Masjid Agung Keraton Kasunanan, Solo, Jateng, Senin (12/4).

 

KEHADIRAN tamu agung yang ditunggu umat Muslim sedunia yakni Ramadan yang penuh berkah sebentar lagi akan datang di rumah-rumah dan lingkungan kita sebulan lamanya. Kita tentu sudah mempersiapkan kedatangan tamu agung dengan memantaskan pribadi dan hati serta lingkungan tempat tinggal dan tempat ibadah kita.

Sebagaimana datangnya orang terpenting di dunia, segala sesuatu akan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya untuk menyambut kehadirannya. Apalagi tamu yang akan datang ini banyak memberikan hadiah dan kebaikan-kebaikan bagi yang menyambutnya.

"Pribadi muslim yang baik pasti sangat menanti datangnya tamu agung tersebut, tamu yang sangat istimewa, yang dapat mengubah amal biasa semua menjadi pahala dan yang pahala akan dilipatgandakan, bahkan dalam satu malamnya bisa seribu bulan lebih kebaikannya, " kata Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) DKI  Jakarta Ustaz Uswadin kepada Media Indonesia, Senin (12/4).

Ramadan, lanjut Uswadin, merupakan tamu agung yang didamba ummat, ditunggu datangnya, dan disemarakkan kehadirannya dengan kesibukan umat untuk lebih mendekat kepada Rabb-nya. "Magnet Ramadan sangat luar biasa sehingga  menarik hamba-hambaNya untuk mudah dan ringan kaki melangkah menuju rumah ibadah yang pada saat di luar Ramadan sangat berat dan susah untuk melangkah," ungkapnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh An Nasa’i dinyatakan, "Barang siapa yang bergembira akan hadirnya bulan Ramadan, jasadnya tidak akan tersentuh sedikit pun oleh api neraka." Bergembira menyambut Ramadan sudah mendapat ganjaran yang besar, yaitu akan dijauhkan dari api neraka.

Dia melanjutkan, salah satu amalan ibadah yang datang bersamaan dengan Ramadan yaitu puasa wajib sebagai salah satu pilar dari rukun Islam. Dalam Surat Al Baqarah ayat 183, Allah swt  berfirman yang berarti, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

"Goal atau tujuan dari puasa adalah mencapai derajat taqwa sebuah derajat tertinggi yang Allah akan berikan kepada hamba-hambaNya, " tandasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Amy Maulana

Takbir dan Salawat Bergema Sambut Idul Fitri di Dagestan Rusia

👤Humaniora 🕔Senin 17 Mei 2021, 08:00 WIB
Tradisi lebaran masyarakat muslim Dagestan yang unik adalah mengunjungi keluarga atau tetangga yang tahun ini berduka ditinggalkan mati...
ANTARA/ADENG BUSTOMI

Ketupat Lemak, Menu Wajib Lebaran di Kubu Raya

👤Humaniora 🕔Jumat 14 Mei 2021, 10:31 WIB
Ketupat lemak merupakan beras ketan yang dimasukkan ke dalam daun kelapa yang sudah di anyam. Beda dengan ketupat, pada umumnya ketupat...
Antara

Ketua DPR: Idulfitri Momentum Perkuat Solidaritas

👤Putra Ananda 🕔Kamis 13 Mei 2021, 13:59 WIB
Apalagi saat pandemi covid-19, menurut Puan penting untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara di sekeliling kita. Terutama mereka yang...

RENUNGAN RAMADAN

TAFSIR AL-MISHBAH

2021-10-19

JADWAL IMSAKIYAH
Selasa, 19 Okt 2021 / Ramadan 1442 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:09 WIB
Subuh : 04:19 WIB
Terbit : 05:29 WIB
Dzuhur : 11:38 WIB
Ashar : 14:46 WIB
Maghrib : 17:58 WIB
Isya : 18:52 WIB

TAUSIYAH