Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Gibran Rakabuming Beri Parsel Besar untuk Peneliti Rismon Sianipar

Irvan Sihombing
13/3/2026 14:15
Gibran Rakabuming Beri Parsel Besar untuk Peneliti Rismon Sianipar
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan peneliti dan ahli digital forensik Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026).(Antara)

PENELITI Rismon Sianipar menerima parsel besar dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Ia datang untuk meminta maaf langsung kepada sang putra sulung Joko Widodo.

"Ini, kan mau pulang kampung," ujar Gibran kepada Rismon. Pemuda asal Balige, Sumatra Utara itu pun tertawa meskipun sedikit kewalahan dengan besarnya bingkisan yang diberikan Gibran.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rismon tiba di Istana Wakil Presiden sekitar pukul 10.00 WIB didampingi pengacara. Pertemuan dengan Gibran digelar secara tertutup untuk awak media. Sekitar 45 menit kemudian, keduanya keluar dari ruangan dan menyapa wartawan.

Gibran yang mengenakan jas biru dongker dan kemeja putih, berbincang singkat serta menjabat tangan Rismon. "Terima kasih, terima kasih, terima kasih. Pokoknya kita ini saudaraan. Sudah, enggak ada apa-apa lagi," kata Gibran sembari memeluk Rismon. 

Rismon, penulis buku berjudul "Jokowi's White Paper", sebelumnya menjadi tersangka atas tuduhan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo. Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi melalui kanal YouTube Balige Academy yang diunggah Rabu (11/3/2026) dan menyatakan ijazah tersebut adalah otentik. 

Dalam klarifikasi itu, Rismon mengungkap sejumlah temuan baru yang dipertanggungjawabkannya secara ilmiah, termasuk soal keaslian ijazah Jokowi. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya