Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

KPK Ungkap Sekda hingga Pejabat Ingatkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Candra Yuri Nuralam
04/3/2026 16:25
KPK Ungkap Sekda hingga Pejabat Ingatkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq(Instagram/@kab_pekalongan)

KOMISI Pemberantasan Korupsi atau KPK mengungkap bahwa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sudah diperingati oleh Sekretaris Daerah serta pejabat lain untuk memenangkan perusahaan keluarganya sebagai vendor daerah. Fadia tak mendengarkan saran bahwa hal itu menimbulkan konflik kepentingan dan kerugian negara.

“Meski demikian, praktik itu tetap saja dilakukan oleh Bupati,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Maret 2026.

Asep mengatakan, Sekda Kabupaten Pekalongan sampai pejabat lain mengingatkan bahaya konflik kepentingan dalam keputusan pemenangan perusahaan keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. 

Selain itu, sambung dia, sudah banyak pencegahan korupsi dilakukan di Kabupaten Pekalongan oleh KPK.

Dalam kasus ini, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengeklaim tidak paham bahwa ia telah melakukan tindakan rasuah. Namun, KPK mengatakan Fadia Arafiq telah menjabat sebagai kepala daerah selama dua periode. 

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menurut Asep paham bahwa yang dilakukannya melanggar hukum.

“FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musikus dangdut, bukan seorang birokrat, serta tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,” ucap Asep.

Dalam dugaan korupsi ini, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjadi satu-satunya tersangka yang ditetapkan oleh KPK. Ia ditahan selama 20 di rutan KPK, Jakarta. (H-4)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya