Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bupati Pati Sudewo OTT KPK, Mensesneg : Berkali-kali Presiden Mengingatkan

M Ilham Ramadhan Avisena
20/1/2026 21:33
Bupati Pati Sudewo OTT KPK, Mensesneg : Berkali-kali Presiden Mengingatkan
Ilustrasi.(Antara Foto)

BUPATI Pati Sudewo terkenal operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu ada Wali Kota Madiun Maidi. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi  menilai peristiwa tersebut menegaskan bahwa persoalan korupsi di daerah masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tuntas.

Ia menyatakan pemerintah prihatin atas kembali terjadinya OTT yang melibatkan kepala daerah.

 Menurutnya, kasus tersebut menunjukkan bahwa praktik korupsi masih mengakar dan membutuhkan upaya bersama untuk diberantas secara konsisten.

"Tentunya kami prihatin kembali terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh kepala daerah," kata Prasetyo kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/1). 

Ia menilai, berulangnya OTT membuktikan agenda pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan pada aparat penegak hukum semata, melainkan harus menjadi komitmen seluruh elemen bangsa, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

"Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi," ujarnya.

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya integritas dan komitmen antikorupsi dalam berbagai kesempatan.

Pesan tersebut, menurutnya, disampaikan berulang kali sebagai penegasan bahwa pemerintahan tidak akan mentoleransi praktik korupsi di semua level.

"Berkali-kali dalam berbagai forum, Bapak Presiden terus mengingatkan hal tersebut," pungkas Prasetyo. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya