Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto memutuskan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pembentukan satgas ini diarahkan agar penanganan pascabencana berjalan lebih terkoordinasi dan efektif lintas wilayah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas, dengan Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, Dewan Pengarah Satgas diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
"Bapak Presiden memutuskan pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," kata Prasetyo dalam konferensi pers seusai Taklimat Awal Tahun di Hambalang, Selasa (6/1).
Menurut Prasetyo, pembentukan satgas dilakukan karena dampak bencana mencakup wilayah yang luas dan melintasi lebih dari satu provinsi. Presiden menilai, dalam kapasitas Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian diyakini mampu mengoordinasikan pemerintah pusat dan daerah secara lebih efektif.
Prabowo juga disebut tidak menetapkan batas waktu tertentu bagi satgas. Namun, Kepala Negara meminta seluruh jajaran bekerja secepat mungkin agar masyarakat terdampak segera mendapatkan kepastian dan pemulihan.
"Untuk target kerja Satgas, tidak ditetapkan batas waktu tertentu, namun pelaksanaannya diminta secepat-cepatnya," kata Prasetyo.
Prioritas utama satgas adalah pembangunan hunian sementara bagi warga yang hingga kini masih berada di pengungsian. Hampir seluruh kementerian dan lembaga dilibatkan dalam upaya ini, termasuk kepolisian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
"Hampir seluruh kementerian dan lembaga, termasuk kepolisian dan Kementerian PU, PKP, telah terlibat dalam pembangunan hunian serta pendataan kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat," ujar Prasetyo.
Untuk rumah dengan kategori rusak ringan dan sedang, pemerintah akan segera mengonsolidasikan bantuan agar masyarakat dapat memperbaiki rumahnya secara mandiri dan kembali menjalani aktivitas normal.
Prasetyo juga menegaskan, pembentukan satgas ini tidak tumpang tindih dengan peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BNPB tetap fokus pada masa tanggap darurat, sementara satgas baru menangani tahap lanjutan.
"Terkait perbedaan dengan BNPB, BNPB berfokus pada masa tanggap darurat, sedangkan Satgas ini menangani tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk perbaikan jalan, jembatan, dan infrastruktur lain yang terdampak bencana," ujarnya.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menuturkan besok akan langsung melakukan rapat koordinasi untuk membentuk struktur satuan tugas. "Wakilnya Pak Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon. baru berdua. Jadi besok saya akan rapat berdua untuk menentukan apa langkah-langkah dan struktur," jelasnya. (H-4)
Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga penyintas bencana
Didampingi putranya, Jan Ethes, Wapres tiba di Masjid Istiglal pada pukul 06.47 WIB.
Presiden menekankan bahwa momen kemenangan ini harus menjadi momentum bagi seluruh rakyat untuk mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga besar bangsa Indonesia.
SEKRETARIS Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi Sumatra Utara dan merayakan malam takbiran dan salat idul fitri di Aceh
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved