Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Alasan Prabowo tak Tetapkan Banjir Bandang di Sumatra sebagai Bencana Nasional

M Ilham Ramadhan Avisena
01/12/2025 12:53
Alasan Prabowo tak Tetapkan Banjir Bandang di Sumatra sebagai Bencana Nasional
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025)(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz)

PRESIDEN Prabowo Subianto hingga kini belum menetapkan status bencana nasional untuk banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden juga telah menugaskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) maupun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memenuhi kebutuhan korban terdampak.

"Saya kira situasi membaik, saya kira kondisi yang sekarang ini sudah cukup," kata Presiden saat meninjau lokasi bencana di Tapanuli Tengah, Senin (1/12). 

Ia menilai BNPB dan Basarnas telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk mengerahkan sumber daya yang dibutuhkan.

 "Mereka sudah punya SOP, punya protap, sekarang sekarang apa yang dibutuhkan kita kerahkan," ucap Prabowo.

Presiden juga menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah terdampak masih dalam kondisi syok dan terpukul.

"Ya tentunya mereka masih dalam kondisi syok. Ya, saya kira pemerintah sudah membuat yang terbaik," kata Presiden.

Menurut presiden prioritas saat ini ialah mempercepat distribusi terutama pasokan bahan bakar minyak atau BBM. Saat ini, pemerintah tengah menjangkau daerah-daerah terisolasi. Selain itu, kebutuhan dasar korban dan masyarakat. 

"Sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang harus diperlukan, terutama BBM yang sangat penting, listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya," ucap Prabowo.

Adapun pengerahan helikopter dan pesawat angkut telah dilakukan untuk distribusi bantuan. Ia juga mengingatkan perubahan cuaca ekstrem yang harus diantisipasi oleh pemerintah pusat dan pemda. 

"Perubahan iklim kita harus hadapi dengan baik. Pemerintahan harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan, mengantisipasi kondisi di masa depan," tukas dia. (Ant/H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik