Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Ray Rangkuti menilai retret Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki urgensi yang kuat dalam memperbaiki kinerja pemerintahan. Ia menyebut substansi kegiatan retret kabinet di Hambalang tersebut cenderung minim, bahkan nyaris tidak berdampak pada peningkatan soliditas dan efektivitas kerja para menteri.
“Substansi dan urgensinya, menurut hemat saya, kecil. Kalau tidak disebut tidak ada,” ujar Ray saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (6/1)
Ia menilai hasil retret kabinet sebelumnya tidak menunjukkan perubahan berarti pada perilaku kerja jajaran menteri. Alih-alih menjadi lebih gesit, fokus, disiplin, dan seirama, yang tampak justru kecenderungan sebaliknya.
"Yang terjadi, umumnya, malah yang sebaliknya. Menteri lelet, tidak fokus, banyak yang jalan sendiri, bahkan punya kecenderungan beda cara dengan presiden,” tegasnya.
Sejumlah kasus, menurut dia, memperlihatkan gejala tersebut secara terang. Kondisi itu makin kentara saat pemerintah menghadapi bencana banjir bandang di Sumatra.
"Reaksi menteri lambat, masih mencari kesempatan untuk pencitraan, beda pandangan dan sebagainya,” ujarnya.
Ia menegaskan persoalan utama kabinet bukan terletak pada ada atau tidaknya retret. Fokus sesungguhnya, kata Ray, berada pada kapasitas presiden dalam mengorkestrasi perbedaan dan mengoptimalkan peran para menteri.
“Pokok soalnya, saya kira, bukan pada retret. Tapi pada presiden sendiri. Sejauh apa presiden mengorkestrasi perbedaan menterinya dan mengoptimalisasi peran mereka,” kata Ray.
Menurut Ray, jika presiden tidak fokus, cenderung tertutup, hanya bisa diakses oleh segelintir orang, serta kerap mengubah kebijakan secara cepat dari satu arah ke arah lain, maka tujuan retret akan sulit dicapai.
"Jika presiden sendiri tidak fokus, tertutup, dan cepat berubah kebijakan dari sana ke sini, maka tujuan-tujuan retret ini akan tetap sulit digapai,” ujarnya.
Karena itu, Ray menyimpulkan retret kabinet berpotensi hanya menjadi kegiatan simbolik tanpa dampak nyata. Dengan nada satir, ia menyebut manfaatnya mungkin sebatas nostalgia.
"Maka dan oleh karena itu, retret ini mungkin hanya berguna untuk menghapuskan rasa kangen tidur di tenda. Seperti pernah diungkap Pak Prabowo. Setelah setahun akan ada rasa kangen tidur di tenda,” pungkasnya. (H-3)
Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki.
Presiden Prabowo Subianto memanggil Hasan Nasbi ke Istana Kepresidenan hari ini (12/3). Apakah ini sinyal perombakan kabinet? Simak keterangan lengkapnya.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Presiden Prabowo Subianto gelar buka puasa bersama tokoh bangsa di Istana Merdeka. Bahas isu strategis, geopolitik, hingga Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek detailnya!
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Letkol Teddy Indra Wijaya berperan sebagai Sekretaris Kabinet yang menjaga harmonisasi dan konsistensi kebijakan Kabinet Merah Putih.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
Puan Maharani memberikan sinyal positif pertemuan lanjutan dengan Presiden Prabowo Subianto pasca pertemuan Megawati di Istana Merdeka.
SUASANA haru dan antusiasme tinggi mewarnai acara open house Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
WACANA pemotongan gaji pejabat yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dinilai logis sebagai langkah penghematan anggaran negara.
Wacana pemotongan gaji pejabat negara bukan hanya urusan angka atau penghematan, namun pernyataan politik yang benar-benar bisa menjadi politik simbolis atau otoritas moral.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan lahan milik badan usaha milik negara (BUMN) tidak boleh diperlakukan sebagai komoditas komersial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved