Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Prabowo ke Para Menteri Kabinet: Kalau Kita Difitnah dan Diejek, Berarti Kita Benar

Kautsar Widya Prabowo 
06/1/2026 17:11
Prabowo ke Para Menteri Kabinet: Kalau Kita Difitnah dan Diejek, Berarti Kita Benar
Presiden Prabowo Subianto.(Tangkapan Layar YouTube Setpres)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih untuk tidak gentar menghadapi berbagai bentuk fitnah, hinaan, dan serangan dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menegaskan, serangan tersebut merupakan risiko yang harus dihadapi selama pemerintah bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikit pun gentar,” ujar Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat sekaligus membuka retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Dalam arahannya, Presiden meminta seluruh jajaran kabinet tetap fokus menjalankan tugas, meskipun menghadapi tekanan dan upaya delegitimasi. Menurutnya, masih ada kelompok-kelompok tertentu yang tidak senang melihat Indonesia terus berkembang dan maju.

“Jadi kita siap. Kalau kita dihantam, kita difitnah, kita diejek, terima itu sebagai kebanggaan. Kalau orang jahat mengejek kita, berarti kita benar dan kita harus terus melaksanakan dan membela kebenaran,” tegas Presiden.

Prabowo menekankan bahwa selama kebijakan dan langkah pemerintahan diniatkan untuk bekerja bagi rakyat, tidak ada alasan bagi kabinet untuk bersikap ragu atau takut.

“Kita berada di jalan yang bersih, yang suci. Kita berada di jalan yang diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Presiden.

Selain menyoroti ancaman fitnah, Presiden juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental para menteri dan pejabat negara agar tidak mudah goyah oleh tekanan politik, opini publik, maupun serangan personal.

Menurut Presiden, keteguhan sikap dan konsistensi dalam membela kebenaran merupakan modal utama agar agenda pemerintahan, termasuk pemberantasan kemiskinan dan penghapusan kelaparan, dapat berjalan optimal.

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya