Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Retret di Hambalang untuk Evaluasi Kabinet

M Ilham Ramadhan Avisena
06/1/2026 13:35
Retret di Hambalang untuk Evaluasi Kabinet
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.(Dok. Antara)

AGENDA retret di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang akan menjadi forum evaluasi untuk Kabinet Merah Putih. Evaluasi itu menyangkut pada program-program strategis dan utama yang dibawa oleh pemerintahan Prabowo. 

"Seluruh kementerian nanti akan dilakukan evaluasi, termasuk mendengarkan laporan perkembangan selama satu tahun sejauh mana program-program tersebut berjalan. Termasuk tentu saja namanya evaluasi, bilamana masih ada kendala-kendala, tentu itu akan dibicarakan di dalam retret hari ini," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada pewarta di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1). 

Prabowo juga disebut akan memberikan arahan pada kabinetnya selain mendengarkan laporan program-program pemerintah. Beberapa program yang akan disampaikan ialah menyangkut swasembada pangan. 

"Swasembada pangan ini adalah untuk pertama kalinya kita tidak mengimpor beras di tahun 2025. Dan kita berharap hal ini juga tentunya bisa dipertahankan di 2026. Justru kita menginginkan terjadi peningkatan dari sisi swasembada pangan," jelas Prasetyo. 

Selain swasembada pangan, akan dibicarakan pula program yang terkait dengan swasembada energi. Pemerintah, imbuh Prasetyo, telah memperoleh capaian positif terkait dengan swasembada energi di tahun lalu. 

Pembicaraan lainnya juga menyangkut dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat. "Hari ini sudah mencapai 55 juta penerima manfaat dari target 82 juta koma 9 penerima manfaat, yang kita berharap di tahun 2026 target itu dapat terpenuhi," tuturnya. 

"Tentu saja dengan sekali lagi, dengan beberapa evaluasi yang terjadi selama pelaksanaan satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan program makan bergizi yang dimulai 6 Januari 2025 yang lalu," tambah Prasetyo. 

Hal lain yang akan dibahas ialah menyoal realisasi hilirisasi. Prasetyo menuturkan, saat ini terdapat 18 proyek hilirisasi yang telah disepakati oleh Prabowo dan akan dieksekusi secepatnya. Beberapa proyek hilirisasi itu disebut akan digarap pada bulan ini. 

"Ada beberapa project hilirisasi yang di bulan Januari ini akan dilakukan groundbreaking. Dari kurang lebih 18 proyek yang sudah disepakati di dalam beberapa kali rapat terbatas bersama dengan Bapak Presiden dan kementerian terkait," jelas Prasetyo. 

Kemudian retret juga akan membahas soal program Sekolah Rakyat yang saat ini terlah terbangun di 166 lokasi. Tahun ini diharapkan akan kembali terbangun sebanyak 104 sekolah rakyat.

Prasetyo menambahkan, selain program-program strategis tersebut, akan dibahas pula perihal pemulihan, rekonstruksi, dan rehabilitasi di wilayah terdampak bencana.  

"Berkenaan dengan penanganan bencana di Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, kemudian juga di Kalimantan Selatan, di Balangan, dan di beberapa tempat lainnya yang memang karena ini masuk musim curah hujan tinggi, kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya