Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas jangkauan penyegelan pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Tidak hanya menyasar kantor dinas, penyidik lembaga antirasuah tersebut kini turut menyegel rumah dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman, pada Kamis (18/12) malam.
Rumah dinas yang berlokasi di Klaster Pasadena, Zona Amerika, Jalan Ganesha Boulevard, Cikarang Pusat tersebut kini dalam pengawasan ketat KPK. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi apakah penyegelan kediaman Kajari ini merupakan pengembangan langsung dari kasus yang menjerat Bupati Ade Kuswara atau terkait perkara lain.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (19/12), rumah dua lantai bernomor A-37 itu tampak tertutup rapat. Dua jenis segel KPK terpasang di pintu utama: stiker merah-putih berbentuk segi empat yang menempel pada daun pintu, serta garis batas merah-hitam (KPK line) yang melilit pegangan pintu.
Novi, 45, salah seorang warga sekitar, menyebutkan bahwa proses penyegelan berlangsung cukup singkat antara pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.
"Waktu saya keluar jam 8 malam belum ada apa-apa. Begitu pulang setengah 11 malam sudah ramai. Petugas sekuriti bilang rombongan datang sekitar jam 9 malam. Awalnya saya kira hiasan Natal karena warnanya merah-putih, tapi pas didekati ternyata ada tulisan 'Dalam Pengawasan KPK'," ujar Novi.
Rumah dinas tersebut berada di kawasan elite Delta Mas, yang lokasinya cukup strategis karena berdekatan dengan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi. Saat ini, rumah tersebut dijaga ketat oleh sejumlah personel berpakaian preman.
"Silakan (ambil gambar), kami hanya berjaga. Perintahnya jangan ada yang masuk," ujar salah seorang pria berbadan tegap di lokasi.
Rangkaian OTT Bupati Bekasi
Tindakan tegas KPK ini merupakan rangkaian dari operasi senyap yang dilakukan terhadap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama sembilan orang lainnya pada Kamis malam. Sebelum menyegel rumah dinas Kajari, penyidik telah terlebih dahulu memasang segel di delapan titik penting di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, meliputi Ruang Kerja Bupati Bekasi, Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi, serta empat ruang kedinasan lainnya.
Langkah KPK menyegel fasilitas milik aparat penegak hukum daerah (Kejaksaan) dalam rangkaian OTT Kepala Daerah ini memicu spekulasi mengenai kedalaman keterlibatan berbagai pihak dalam pusaran kasus korupsi di Kabupaten Bekasi. Hingga berita ini diturunkan, status hukum Kajari Eddy Sumarman masih menunggu keterangan resmi dari juru bicara KPK. (AK/P-5)
Kurnia menjelaskan bahwa komitmen pemberantasan korupsi telah menjadi bagian dari visi politik Presiden Prabowo Subianto bahkan sebelum menjabat.
Penegakan hukum dalam perkara yang menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi perlu disertai bukti yang jelas terkait konflik kepentingan, suap, atau gratifikasi.
KPK mendalami dugaan pemerasan dalam rekrutmen perangkat desa di Pati, termasuk perencanaan anggaran dan dugaan mahar jabatan. Empat tersangka ditetapkan.
KPK menemukan uang suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai disimpan dalam safe house. Enam tersangka sudah ditetapkan, penyidikan masih berlangsung.
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
Kejagung mendalami dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya. Lebih dari 30 saksi diperiksa dan 11 tersangka telah ditahan selama 20 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved