Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gus Yahya Lega Akhirnya Bisa Klarifikasi ke Rais Syuriyah

Media Indonesia
06/12/2025 21:21
Gus Yahya Lega Akhirnya Bisa Klarifikasi ke Rais Syuriyah
Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf(Dok.Antara)

Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf mengatakan dirinya selalu berusaha membuka komunikasi dengan jajaran Syuriah PBNU. Untuk itulah, ia merasa lega ketika bertemu dengan jajaran Syuriah PBNU dalam rapat di Pesantren Tebuireng, Jombang.

Ia menyebut, dalam forum tersebut ia memberikan penjelasan serta dilengkapi dengan dokumen. Pihaknya berharap dari hasil pertemuan ini menjadi awal yang baik. 

Ia pun berharap masalah ini juga bisa secepatnya selesai. "Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal dari jalan penyelesaian," kata dia.

Dirinya juga menilai keputusan Syuriah PBNU itu bermasalah karena melakukan penggantian tanpa memberi kesempatan untuk klarifiikasi. "Itu juga di luar wewenangnya, maka semua itu bermasalah. Nanti, akan dibicarakan dengan semua pihak dari PWNU, dari PCNU," kata dia.

Sejumlah kiai sepuh hadir dalam rapat yang diselenggarakan di Pesantren Tebuireng, Jombang.

Dari sesepuh dan mustasyar NU yang hadir di antaranya K.H. Ma’ruf Amin (via Zoom), mantan Ketua Umum PBNU K.H. Said Aqil Siradj, Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri K.H. Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri K.H. Nurul Huda Djazuli, K.H. Abdullah Ubab Maimoen (via Zoom), Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (via Zoom), Hj. Mahfudloh Wahab dan tamu undangan lainnya.

Sementara itu, salah satu Rais Syuriyah PBNU K.H. Mohammad Nuh mengatakan dirinya hadir menindaklanjuti arahan dari Rois Aam dan Wakil Rois Aam yang memang diundang acara di Pesantren Tebuireng Jombang.

Namun, karena merek ada acara sehingga kegiatan di Pesantren Tebuireng, ia diminta untuk menghadirinya. "Tugas saya menyampaikan apa adanya yang sedang terjadi. Forum itu tentu sangat baik dan tindak lanjuti dari pertemuan di (Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri) Ploso beberapa hari lalu, mencari alternatif solusi yang terbaik," kata dia.

Ia menambahkan, bagi Syuriah PBNU keputusan yang sudah diambil dan dirapatkan dalam tubuh organisasi sudah selesai. Konteksnya yakni adanya kesalahan dan sanksi. "Konteksnya adalah adanya kesalahan dan sanksi, tidak ada perselisihan individu dan dari kesalahan itu maka diberikan sanksi," kata dia.(Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik