Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Komisioner KPK 2011-2015, Bambang Widjojanto (BW) menegaskan urgensi reformasi Polri sebagai prasyarat utama peningkatan pelayanan publik. Bambang menilai modernisasi teknologi terutama penerapan body camera (bodycam) untuk personil kepolisian.
“Teman-teman kepolisian itu perlu dibelikan alat bodycam. Ini bukan hanya untuk publik, tapi juga untuk melindungi polisi yang suka dituduh melakukan kekerasan,” ujarnya Dalam diskusi Reformasi POLRI dan Pelayanan Publik Bagi Masyarakat” di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Jumat (5/12).
Bambang menilai penggunaan bodycam sangat penting dalam penanganan aksi unjuk rasa yang kerap menghadirkan potensi gesekan. “Kalau ada demo yang agak panas, pasang saja 2–5 bodycam. Rekamannya bisa jadi alat bukti objektif dalam investigasi internal maupun penegakan hukum,” katanya.
Menurutnya, implementasi teknologi merupakan bagian dari penguatan akuntabilitas. “Implementasi bodycam itu peningkatan transparansi. Teknologi bisa mendorong akuntabilitas ditegakkan lebih bagus lagi,” ujarnya.
Sistem Pengawasan Baru
Bambang juga mengkritisi aspek kelembagaan Polri, khususnya fungsi Kompolnas sebagai pengawas eksternal. Untuk itu, ia mengusulkan pembentukan sistem pengawasan baru yang bekerja secara independen dan berbasis kepentingan publik.
“Kompolnas itu sudah dibajak. Saya bisa tunjukkan kenapa dibajak. Kita perlu lembaga pengawasan yang betul-betul mengintegrasikan kepentingan publik. Harus ada special envoy dari Ombudsman karena mereka punya data banyak,” jelasnya.
Bambang menegaskan, pengawas Polri harus melibatkan unsur masyarakat yang kerap menjadi korban dalam rangka menjaga keaslian proses pengawasan. Ia juga menekankan bahwa keberadaan Polri tetap vital. Namun, Polri harus dibangun dengan prinsip dan paradigma baru.
“Harus ada orang yang mewakili korban. Itu wajib, supaya pengawasannya original. Kita memerlukan polisi, tapi polisi yang karakternya berbasis pada kepentingan publik,” ujarnya.
Di samping itu, ia juga menyebut meritokrasi serta penggunaan teknologi digital perlu dijadikan standar dalam setiap operasi kepolisian. Selain itu, Bambang meminta tim reformasi Polri baik internal maupun bentukan Presiden segera membuka hasil temuan awal ke publik.
Lebih jauh, Bambang mendorong lahirnya mekanisme town hall meeting sebagai forum evaluasi layanan kepolisian dan pelayanan publik di tingkat kota. “Harus ada town hall meeting untuk cek pelayanan publik. Ini bisa jadi pilot project Ombudsman dan polisi,” ujarnya. (M-1)
Komite Reformasi Polri menyoroti penguatan pengawasan eksternal, khususnya kewenangan Kompolnas, menjelang penyerahan rekomendasi ke presiden
ANGGOTA Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menekankan bahwa reformasi Polri dan Kejaksaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada aspek regulasi semata.
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa kritik publik terhadap Polri kerap dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.'
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Salah satu poin fundamental dalam rekomendasi tersebut adalah penegasan kedudukan Polri sebagai alat negara yang berada langsung di bawah otoritas Presiden.
Mandat Reformasi 1998 tidak pernah mengamanatkan pemindahan posisi institusional Polri dari bawah Presiden.
Jarred Gillet menjadi wasit pertama yang mengenakan bodycam kala memimpin laga Liga Primer Inggris antara Crystal Palace dan Manchester United, Mei 2024 lalu.
Ditlantas Polda Metro Jaya sudah menerapkan penggunaan kamera portabel di tubuh petugas lalu lintas (bodycam) itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved