Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

KPK Tampik Pernyataan Ridwan Kamil Soal Kasus Korupsi Bank BJB 

Media Indonesia
03/12/2025 09:47
KPK Tampik Pernyataan Ridwan Kamil Soal Kasus Korupsi Bank BJB 
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjalan menuju ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025)(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau RK boleh saja beropini dan mengaku tak diberitahu pengadaan iklan Bank BJB tahun anggaran 2021-2023.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo penyidik telah memeriksa saksi-saksi lain dalam perkara itu. RK saat ini masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB itu.

"Ya, silakan. Itu kan pendapat ataupun opini yang disampaikan oleh yang bersangkutan," ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12).

Ridwan Kamil diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu, Mantan Wali Kota Bandung itu juga mengaku tak tahu soal perkara Bank BJB. 

"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi BUMD ini kalau dilaporkan. Satu, oleh direksi. Dua, oleh komisaris selaku pengawas. Tiga, oleh Kepala Biro BUMD," ujar Ridwan Kamil.

Menurut Ridwan Kamil ketiganya tidak melaporkan hal itu pada dirinya. 

Sementara itu, KPK, ujar Budi, memiliki dokumen dan barang bukti elektronik untuk mengecek kembali pernyataan RK. Sebelumnya rumah RK sempat digeledah pada 10 Maret 2025. 

Sejumlah barang disita di antara sepeda motor hingga mobil. Adapun kerugian negara yang ditimbulkan akibat perkara dugaan korupsi ini menurut penyidik KPK sebesar Rp222 miliar.

Sebelumnya lima orang tersangka sudah ditetapkan oleh KPK yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH).

Dari pihak swasta yakni Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), dan Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK). (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik