Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo, menyoroti pernyataan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mengajak 'taubat nasuha' dalam merespons bencana banjir dan longsor di Sumatra. Ia menilai pernyataan tersebut tidak tepat disampaikan di tengah suasana duka.
Firman mengatakan, sebagai tokoh publik sekaligus tokoh agama, Cak Imin semestinya lebih memahami sensitivitas masyarakat yang sedang terdampak musibah. Menurutnya, pernyataan mengajak 'taubat nasuha' justru berpotensi menyinggung perasaan para korban.
"Kerusakan hutan bukanlah masalah yang terjadi dalam waktu singkat, tetapi merupakan hasil dari kebijakan yang telah berlangsung lama," kata Firman, Selasa (2/12).
Legislator Dapil Jateng III itu juga menilai para menteri seharusnya kompak membantu Presiden Prabowo menangani bencana, bukan saling menyalahkan di ruang publik. Ia menegaskan, fokus utama saat ini adalah penyelamatan warga, pemulihan wilayah terdampak, serta koordinasi lintas kementerian.
"Walaupun mungkin ucapan taubat nasuha tersebut mungkin candaan, namun tidak tepat diucapkan didepan publik dan media dalam suasana duka," kaya anggota Baleg DPR ini.
Firman berharap seluruh pejabat pemerintah lebih berhati-hati dan bijak dalam menyampaikan pernyataan, terutama ketika masyarakat sedang mengalami kesedihan akibat bencana.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merespons situasi bencana yang tengah melanda Sumatra.
Cak Imin mengatakan ia mengirim surat kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Hari ini saya berkirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup untuk bersama-sama evaluasi total seluruh kebijakan, policy dan langkah-langkah kita sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah," ujar Cak Imin.
Ia pun menyinggung terkait taubat nasuha atas rangkaian bencana yang terus berulang.
"Bahasa NU-nya taubatan nasuha," sambungnya.
Lebih lanjut Cak Imin juga menyinggung soal kiamat akibat kelalaian manusia sendiri. "Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri," ucap Cak Imin.
"Semoga yang sedang mengalami musibah segera mendapatkan bantuan dan kesabaran selalu menyertai kita semua," katanya. (P-4)
INDONESIA membuka peluang besar bagi investasi Amerika Serikat di sektor mineral kritis, tetapi pemerintah berupaya menutup ekspor bahan mentah.
Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bisa saja menjadi favorit masyarakat jika mengubah gaya komunikasinya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Washington, DC, Amerika Serikat.
PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington, Amerika Serikat hadir dalam pertemuan perdana atau KTT Board of Peace bersama setkab Teddy Indra Wijaya dan Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pihaknya akan mengkaji penyetopan ekspor timah. Ia menegaskan ekspor barang mentah harus digantikan dengan komoditas hasil industri hilirisasi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Beri Kuliah Umum Strategi Swasembada Energi 2026
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved