Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Nusron Jawab Dugaan KPK soal Tanah Negara yang Dijual oleh Oknum dalam Proyek Whoosh

Naufal Zuhdi
11/11/2025 17:05
Nusron Jawab Dugaan KPK soal Tanah Negara yang Dijual oleh Oknum dalam Proyek Whoosh
Menteri ATR Nusron Wahid(MI/Naufal Zuhdi)

MENTERI Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid turut buka suara menanggapi pernyataan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menduga adanya tanah milik negara yang dijual lagi oleh oknum ke negara dalam penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh.

“Wah, aku belum tahu tuh. Ya biarin aja nanti Pak KPK-nya untuk menjelaskan, biar diteliti oleh Pak KPK dulu,” kata Nusron saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (11/11).

Namun demikian, Nusron menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN akan terbuka apabila nantinya KPK membutuhkan data terkait dengan dugaan tanah negara yang dijual lagi kepada negara lalu dijadikan proyek Whoosh.

“Kami prinsipnya sebagai ATR-BPN, kalau dimintain data ya kami sampaikan. Kami katakan itu aja. Tapi pengadaan tanah itu pasti sudah melalui prosedur yang ketat,” tegas Nusron.

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Penyelidikan sementara mengarah pada indikasi penyimpangan dalam pengadaan lahan, termasuk dugaan adanya aset milik negara yang justru dijual kembali kepada negara sendiri.

“Ada oknum-oknum di mana dia yang bersangkutan itu yang seharusnya ini milik negara, tapi dijual lagi ke negara,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Jakarta, Selasa (11/11).

Namun sayangnya, Asep enggan memerinci siapa pihak yang diduga terlibat, namun memastikan KPK sudah mengantongi data terkait. (Fal/M-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya