Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETAHUN Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming telah menyentuh semua lapisan masyarakat Papua hingga ke desa. Program – program pemerintahan Prabowo-Gibran secara nyata dirasakan masyarakat Papua mulai dari program ketahanan pangan, pembangunan rumah hingga perbaikan infrastruktur sampai ke desa-desa di pelosok Papua.
Tokoh Masyarakat Papua, Martinus Demetouw mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya yang besar terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran yang saat ini sudah setahun memimpin Indonesia. Di era kepeminpinan Prabowo masyarakat Papua menikmati pangan yang telah diturunkan mulai dari provinsi hingga ke distrikdistrik.
“Kami bangga, di Papua ini kami bangga dengan pangan yang mana di era Bapak Prabowo. Kami sungguh menikmati pangan yang sudah diturunkan oleh pemerintah dari provinsi, kabupaten, sampai dengan distrik-distrik” ujar Martinus dalam keterangannya, Senin (20/10)
Selain itu juga, bibit-bibit telah diterima oleh masyarakat Papua dan langsung ditanam dilahan warga. Hal tersebut sangat diapresiasi secara luar biasa oleh masyarakat Papua.
“Kami telah terima dengan sepenuh hati, seperti bibit-bibit yang didatangkan oleh pemerintah, Sudah kami sudah siap, sudah tanam di lahan masing-masing. Itu menjadi luar biasa untuk kami”, jelasnya.
Sementara itu, setahun Pemerintahan Presiden Prabowo, masyarakat telah menikmati infrastruktur jalan yang mulus dan bagus dari kota hingga ke kampung dan desa-desa di berbagai wilayah di Papua. Masyarakat papua sangat menikmatinya sampai saat ini.
“Secara khusus, kami bangga dengan kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo. Dengan program pemerintah era Bapak Prabowo, kami menikmati jalan yang dulu setengah mati untuk kita ke kampung dari kota, distrik, sampai ke desa, sekarang sudah menjadi baik. Jalan sudah jadi mulus. Kami sungguh menikmati sampai dengan hari ini,” tutur Tokoh Papua Martinus Demetouw.
Bukan hanya infrastruktur jalan, setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran ini warga Papua sangat merasakan pembangunan perumahan-perumahan hingga ke kampung dan desa mereka. Banyak rumah-rumah warga yang diperbaiki secara cepat dan langsung membangun.
Selain infrastruktur, perumahan-perumahan masyarakat Papua dibangun. Kami sungguh menikmati program pemerintah yang terus dikembangkan lewat infrastruktur secara khusus di sisi perumahan. Perumahan di kami di kampung sini turut menikmati bantuan dari pemerintah lewat bahan yang sudah kami terima. Banyak rumah-rumah yang sudah diperbaiki secara fisik, sudah diperbaiki. Ada juga yang langsung bangun”, pungkasnya. (Cah/P-3)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
DIREKTORAT Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya komitmen yang kuat untuk menyelesaikan batas desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved