Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan temuan barunya dalam kasus dugaan rasuah terkait digitalisasi SPBU. Penyidik menemukan adanya selisih antara pengeluaran bensin di nozzle dengan data tersimpan.
“Ini (selisihnya) kecil kebetulannya nilainya, tapi terus, terus, terus jadi akhirnya membesar. Harusnya itu saja gitu, kalau misalkan Rp10 ribu (bayarnya) ya Rp10 ribu,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Senin, 4 Agustus 2025.
Asep enggan memerinci pom bensin mana saja yang ditemukan selisih data. Menurut dia, selisih ini membuat negara merugi.
“Kalau ini ya misalkan Rp1 rupiah, tapi kan ratusan ribu liter ya jadi besar juga gitu,” ujar Asep.
Asep mengatakan, selisih ini ditemukan karena tidak bisa dihapus dalam sistem yang telah dibuat. Sejatinya, kata dia, takaran dalam pembelian bensin tidak boleh dikurangi atau ditambahkan.
“Di situ kan ada takarannya, ada ukurannya. Kalau beli misalkan 10 liter, ya pasti yang lewat nozzle-nya itu 10 liter, gitu, nah itu di situ dihitung,” ucap Asep.
Kasus ini naik ke tahap penyidikan sejak September 2024. KPK sudah menetapkan tersangka, namun, identitas mereka dirahasiakan sampai penahanan dilakukan.
Total, ada dua kasus korupsi di Pertamina yang kini diusut KPK. Perkara lain yakni dugaan rasuah pengadaan liquefied natural gas (LNG).
Kasus dugaan rasuah LNG merupakan pengembangan atas perkara, yang sebelumnya menjerat mantan Direktur Pertamina Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan. Karen kini masih menjalani masa pemenjaraannya. (Can/P-3)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengkaji lebih dalam konstruksi perkara dugaan pemerasan terkait tunjangan hari raya (THR) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Seluruh data dan temuan tersebut nantinya akan diuji secara mendalam dalam proses persidangan.
Budi mengatakan, penahanan ini dilakukan untuk kebutuhan penyidikan kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kemenag.
Peran Gus Alex pertama dalam kasus ini adalah mengoordinir pelaksana ibadah haji khusus (PIHK) di Indonesia, untuk pembagian kuota tambahan.
Penelusuran juga dilakukan dengan memeriksa saksi lain. Detil penerimaan dipastikan dibuka saat persidangan.
Penyidik KPK tengah mencari bukti tambahan untuk menguatkan pembuktian Yaqut dan Gus Alex dalam persidangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved