Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster mengungkapkan usai melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) bagi DPR dan DPRD dari PDI Perjuangan pada Rabu (30/7) kemarin, agenda akan berlanjut dengan konsolidasi partai.
Koster di Denpasar, hari ini, menyampaikan ini guna menegaskan bahwa agenda ribuan kader PDI Perjuangan di Pulau Dewata sejak kemarin bukan lah untuk melaksanakan kongres.
“Konsolidasi partai, sampai tanggal 2 (Agustus), tidak ada (kongres) adanya konsolidasi partai,” kata Gubernur Bali itu.
Kepada media ia menjelaskan bahwa konsolidasi partai akan berlangsung selama dua hari sejak besok Jumat, 1 Agustus 2025 di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) Nusa Dua.
Kegiatan ini hanya akan diikuti oleh ketua, sekretaris, dan bendahara PDI Perjuangan se-Indonesia, dengan agenda penguatan soliditas partai.
Wayan Koster mengatakan konsolidasi partai ini digelar oleh DPP PDI Perjuangan dan tidak ada agenda membahas Sekjen Hasto Kristiyanto yang mendapat vonis atas kasus Harun Masiku.
Hingga saat ini juga peserta konsolidasi dikabarkan belum sampai di Nusa Dua dan belum ada kepastian keikutsertaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
“Mudah-mudahan (Megawati Soekarnoputri) hadir, tapi kalau kongresnya nanti bukan sekarang, belum-belum tidak ada itu, besok (konsolidasi) jam 2 di Nusa Dua secara tertutup,” ujar Koster.
Untuk diketahui agenda kader PDI Perjuangan di Bali telah berlangsung pada Rabu (30/7) kemarin berupa bimbingan teknis Kementerian Dalam Negeri kepada anggota partai di fraksi dewan.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sendiri hadir ke lokasi bimtek Kemendagri tersebut untuk memberi arahan agar kader bersikap solid dan selalu mematuhi keputusan partai.
Menurut dia, disiplin organisasi dan gotong royong di tubuh partai merupakan hal yang penting untuk diterapkan, jangan sampai terjebak pada kepentingan pribadi yang dapat melemahkan kekuatan kolektif.
"Partai ini harus makin besar, jangan malah mengecil, kalian harus merasa sebagai satu keluarga, harus bergotong-royong, kalau bergotong royong begitu, rakyat akan ikut bersama kita,” kata Megawati.(Ant/P-1)
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menegaskan sikap partainya yang menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
PDI Perjuangan (PDIP) memberikan perhatian serius terhadap ancaman bencana ekologis yang melanda berbagai wilayah Indonesia, khususnya bencana Sumatra.
KETUA Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kader partainya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh.
PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan desakan kuat kepada pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana di Indonesia.
Jamaluddin membacakan bahwa hak kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin di daerah tidak boleh diganggu gugat demi menjaga legitimasi pemerintahan.
Sistem proporsional tertutup merupakan pilihan terbaik agar demokrasi tidak terjebak dalam politik populisme dan kapitalisasi suara.
Ia mengatakan masa jabatan pengurus PDIP saat ini akan berakhir pada 2025, menurutnya masih ada waktu sebelum tahun ini berakhir untuk menggelar kongres.
Hasto tidak mau menjawab saat ditanya soal perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri usai penahanan Hasto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved